SUARABANDUNGBARAT - Apakah Anda pernah mengalami kemerahan atau pembengkakan pada ujung Mr. P?
Kondisi ini dapat memengaruhi anak-anak yang belum disunat atau orang dewasa, termasuk mereka yang sudah disunat.
Dokter Saddam Ismail memberikan informasi tentang kondisi ini yang disebut balanitis atau peradangan kepala Mr. P.
Balanitis adalah peradangan yang terjadi pada kepala Mr. P atau kulup. Kondisi ini dapat ditandai dengan gejala seperti kemerahan, pembengkakan, nyeri, dan bau yang tidak sedap. Nyeri ini dapat terasa lebih buruk saat buang air kecil.
Apa yang dapat menyebabkan balanitis? Beberapa faktor yang dapat menyebabkannya meliputi infeksi bakteri, infeksi jamur, alergi, penggunaan sabun yang mengiritasi, atau penggunaan kondom yang mengandung bahan alergen. Selain itu, berhubungan seksual yang tidak sehat atau kelainan kulit seperti eksim juga dapat meningkatkan risiko terkena balanitis.
Gejala balanitis meliputi nyeri saat buang air kecil, rasa gatal, terbakar, kemerahan, pembengkakan, cairan berwarna kuning dengan bau yang tidak sedap, dan bahkan benjolan pada pangkal paha akibat pembengkakan kelenjar getah bening.
Pengobatan balanitis bergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik.
Jika oleh jamur, obat antijamur dapat diberikan. Selain obat-obatan, menjaga kebersihan adalah kunci untuk mempercepat penyembuhan. Hindari penggunaan sabun yang mengiritasi, berhenti berhubungan seksual sementara waktu, dan jangan menyentuh area yang terkena.
Untuk pencegahan, jaga kebersihan Mr. P, hindari alergi terhadap kondom, cuci tangan sebelum menyentuh Mr. P, dan kontrol kesehatan jika Anda memiliki penyakit kronis seperti diabetes. Jika belum disunat, pertimbangkan untuk melakukannya sebagai tindakan pencegahan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Kronologi Lengkap Helikopter PK-CFX: Dari Menukung hingga Jatuh di Hutan Ekstrem Sekadau
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Menara Galata Tampilkan Sejarah dan Daya Tarik Wisata Istanbul
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028