SUARA BANDUNG BARAT - Tak dapat dipungkiri, kacang tanah menjadi salah satu camilan yang disukai banyak orang. Camilan ini sangat kaya akan beberapa mineral, nutrisi mikro dan makro, dan vitamin.
Dalam bentuk apapun, mengonsumsi kacang tanah bermanfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, penambah energi dan tidur yang nyenyak.
Seperti dilansir dari laman Pinkvilla, berikut manfaat mengosumsi kacang tanah bagi kesehatan tubuh,
Mengonsumsi kacang tanah setiap hari dalam jumlah sedang membantu mereka yang ingin menurunkan berat badan. Meskipun kacang memiliki tingkat kalori yang tinggi, semuanya adalah lemak baik.
Tambahkan ini ke kandungan proteinnya yang tinggi, dan kacang tanah menjadi sangat baik untuk menurunkan berat badan dengan memberikan nilai kenyang yang tinggi.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi kacang tanah cenderung menurunkan kemungkinan penyakit jantung. Kacang tanah mengandung nutrisi yang sangat penting untuk memiliki jantung yang sehat.
Kacang ini mengandung tembaga, magnesium, protein, antioksidan (seperti Resveratrol), rasio lemak tak jenuh, dan tak jenuh tunggal yang sehat, dan serat yang semuanya membantu mengurangi kadar kolesterol jahatmu.
Baca Juga: Kenali Seribu Manfaat Buah Kelapa Untuk Kesehatanmu
Kacang tanah juga mengandung antioksidan dan asam amino yang menjaga lapisan dalam arterimu tetap aman, sehingga melindungi jantungmu dari masalah jantung seperti aterosklerosis.
Sesuai penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, dosis harian kacang renyah ini mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 29 persen.
3. Tingkatkan Kesehatan Otak
Agar otak Anda tetap sehat, aktif dan tajam, Anda tentu membutuhkan nutrisi yang kaya seperti vitamin B1, folat dan niasin.
Saat Anda memasukkan kacang tanah ke dalam makanan harianmu, tubuh Anda cenderung terisi dengan nutrisi ini.
Bahkan otak Anda menjadi lebih aktif, sehat dan tajam. Selain itu, vitamin B1 dan Niasin juga membantu melindungi otakmu dari penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Novel Delicious Lips: Berawal dari Rasa Turun ke Hati