SUARA BANDUNG BARAT - Jadwal MotoGP Indonesia 2023 yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, pada 13-15 Oktober mendatang, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nusa Tenggara Barat siapkan 100 orang petugas marshall.
Mengenai petugas marshall itu, Ketua IMI NTB, Lalu Herman Mahaputra mengatakan, kesiapan sudah disampaikan saat rapat persiapan MotoGP Mandalika 2023.
Rapat tersebut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Pemkab Lombok Tengah, ITDC, MGPA, TNI/Polri dan unsur-unsur lain yang terlibat.
"Untuk marshall sudah siap, kami sudah siapkan 100 orang," kata Lalu Herman, pada Minggu, (17/9/2023).
Ia mengatakan, para petugas marshal yang dipersiapkan untuk MotoGP 2023 semuanya berasal dari NTB.
Rerata sudah berpengalaman, dikatakan pria yang akrab disapa dokter Jack itu, karena pernah bertugas di ajang World Superbike (WSBK), dan MotoGP 2022 lalu.
"Jadi mereka sudah punya pengalaman," katanya.
Saat disinggung apakah jumlah 100 orang sudah cukup, pria yang juga menjabat Direktur RSUD Provinsi NTB itu menyatakan sudah cukup.
Namun, pihaknya akan mengambil tenaga tambahan dari Pula Sumbawa jika dirasa kurang untuk petugas marshall tersebut.
Baca Juga: BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Wilayah Indonesia, Termasuk Jawa Barat
"Memang marshall ini juga tidak boleh pas-pasan jumlahnya. Karena bisa saja terjadi perubahan cuaca, marshall jatuh sakit sehingga perlu digantikan oleh orang lain. Tapi, apapun itu kita sudah siap," katanya.
Sementara mengenai persoalan lain di luar petugas marshall, sudah diatur oleh ITDC bersama MGPA, dan Dorna.
Satu di antaranya mengenai lintasan sirkuit, yang menurutnya tidak ada perbaikan, kalaupun ada hanya tindakan pembersihan dan pengecatan.
"Tidak ada perbaikan lintasan tetap sama seperti sebelumnya. Kami sudah bertemu ITDC dan MGPA saat rapat persiapan disampaikan MotoGP tidak ada perubahan," katanya.
"Kalau pun ada kecelakaan kemarin itu hanya force majeure, insiden dan pebalap sudah tahu serta paham risiko yang terberat," sambungnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring