SUARA BANDUNG BARAT - Francesco Bagnaia mengungkapkan, bahwa dirinya mampu mencapai target pribadi untuk finis setidaknya di posisi lima besar.
Sebagai informasi, pebalap Ducati Lenovo itu sukses menempati podium usai menyelesaikan Sprint Race MotoGP San Marino 2023, pada Sabtu, (9/9/2023).
"Tujuan saya adalah lima besar, dan saya pikir ini adalah satu di antara hasil terbaik yang pernah ada, karena situasinya. Saya tidak bisa meminta lebih banyak lagi," kata Pecco Bagnaia.
Hasil tersebut merujuk pada kondisi kaki Pecco Bagnaia yang masih pulih sepenuhnya akibat cedera yang didapat di GP Catalunya.
Bagnaia menggambarkan sesi Sprint Race kali ini lebih menantang dari biasanya, karena tidak jarang ia merasakan sakit pada kakinya.
"(GP) itu tidak akan mudah karena lap-nya sangat panjang, dan saya cukup takut akan hal itu. Jadi, yang pasti saya meningkatkan (kinerja/dosis) obat penghilang rasa sakit, tapi saya tidak ingin terlalu memikirkan hal itu," kata Pecco.
Di samping itu, Bagnaia sukses finis posisi ketiga dan meraih tujuh poin tepat di belakang Jorge Martin (Prima Pramac), dan Marco Bezzecchi (Mooney VR46).
Jorge Martin meraih gelar sebagai pebalap tercepat dengan mencatatkan waktu 19 menit 58,785 detik unggul 1,445 detik Bezzecchi.
Saat start, Pecco mendapat awal yang sangat baik untuk menempati posisi kedua pada tikungan pertama di belakang Martin.
Baca Juga: Dokter Saddam Ismail: Cukup Pakai Rempah Ini untuk Menyembuhkan Vertigo
Tapi ia melebar pada lap 2, memungkinkan Bezzecchi untuk melewatinya. Top 3 tetap bendera kotak hitam putih dikibarkan.
"Itu ada pertarungan yang intens, lebih banyak tantangan untuk saya, baik dari sisi saya sendiri maupun motornya," kata Pecco.
"Saat bersaing dengan Dani (Pedrosa, KTM), saya berusaha mencari energi untuk mengerem dengan keras, dan tidak memberikan kesempatan untuk berada cukup dekat," sambungnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Lancar Sekali Tarikan Napas
-
Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah
-
7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur