SUARA BANDUNG BARAT - Pebalap andalan tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku belum bisa melaju dengan naluri alaminya di atas motor RC213V.
Sehingga, Marc Marquez mengaku masih merasakan kurang nyaman saat mengendarai motor Honda RC213V meski sempat kompetitif di MotoGP India 2023.
Marc Marquez memang berhasil mengamankan posisi keempat di Sirkuit Budd, India. Kemudian, ia mengamankan podium ketiga di sesi Sprint Race MotoGP India 2023.
Hasil tersebut, membuat Marquez kembali merasakan podium lagi setelah terakhir kali melakukannya pada Sprint Race GP Portugal 2023 pada Maret lalu.
Lalu, Marc Marquez finis di posisi sembilan setelah sempat terjatuh, dan terdampar di barisan belakang saat itu.
Namun, Marquez mengungkapkan bahwa hasil itu bukan berarti menandakan performa motornya sekarang ini sudah meningkat.
Rider asal Spanyol itu mengaku masih tidak nyaman saat menunggangi motor Honda RC213V ketika mentas di trek.
"Saya sedikit lebih bersenang-senang (di India). Tapi, saya masih merasa tidak nyaman dengan motornya," kata Marc Marquez, seperti dilansir dari Speedweek, Rabu (27/9/2023).
"Saya cepat dan saya tahu cara mengendarai Honda. Tapi, tidak mudah bagi saya untuk mengemudi, karena saya tidak berada dalam zona nyaman. Saya masih belum bisa menggunakan naluri alami saya," sambungnya.
Baca Juga: Kok Bisa Tepung Maizena Punya Manfaat untuk Tanaman di Rumah? Ternyata Bisa Bikin Begini
Kemudian, Marc Marquez menyebut hasil positif yang diraihnya di GP India karena karakteristik sirkuit cocok dengan kondisi kuda besinya sekarang ini.
Akhir pekan ini, akan digelar balapan MotoGP Jepang 2023 di Sirkuit Twin Ring Motegi, yang punya karakter mirip dengan Sirkuit Budd.
Alhasil, Marc Marquez akan kembali bisa bersaing di papan atas. Terlebih, pada edisi tahun lalu di Motegi, ia sukses mengamankan pole position, meski finis di P4. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Misteri Ritual Kuno yang Mencekam!
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir