SuaraBandungBarat - Bandung kembali menjadi lautan aksi setelah Mahasiswa Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (29/9).
Dalam aski kali ini, Mahasiswa Jawa Barat menuntut lima hal terkait permasalahan baik yang terjadi di provinsi Jawa Barat bahkan Nasional yang harus segera diselesaikan.
Dalam aksinya, Mahasiswa Jawa Barat menuntu beberapa hal salah satunya adalah menyoroti tentang permasalahan Dago Elos yang minim perhatian pemerintah.
Mahasiswa Jawa Barat menuntut agar PJ Gubernur Bey Machmudin untuk mengusut tuntas permasalahan yang belum dapat diselesaikan Gubernur Ridwan Kamil.
Selain itu, massa aksi juga menuntut agar PJ Gubernur Jawa Barat untuk segera menyelesaikan permasalahan sampah di Jawa Barat.
Massa aksi bergerak dari titik awal di Monumen Perjuangan menuju ke titik aksi, Gedung Sate pada pukul 15.00 WIB.
Aksinya kali ini, Mahasiswa Jawa Barat terhimpun dalam beberapa universitas seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ISBI, UNPI, Unisba hingga dari Universitas Siliwangi dan masih banyak lainnya.
Selain itu, massa aksi juga menuntut agar PJ Gubernur Jawa Barat merepsentatipkan suara warga Jawa Barat untuk menyerukan solidaritas terhadap warga Rempang. (*)
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Syahrul Trisna Blunder, 10 Pemain Bali United Tumbangkan Persikabo 1973
Tag
Berita Terkait
-
Punya Tanaman Hias yang Paling Sulit Dirawat Berikut ini? Anda Hebat jika Tanaman Ini Tumbuh Sehat dan Subur
-
Punya Alergi tapi Ingin Merawat Tanaman Hias? Ini Rekomendasi Tanaman Hias yang Aman bagi Penderita Alergi
-
Kulit Ketiak Gelap, Ini Beberapa Tanaman yang Membuat Kulit Ketiak Lebih Cerah, Dijamin Percaya Diri
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional