SUARA BANDUNG BARAT - Sejumlah warga meluapkan kekecewaannya dengan melayangkan ancaman untuk tidak menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024.
Mereka merasa kecewa lantaran jalan rusak di Desa Karyamukti, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Dasep (47) mengatakan, bahwa sudah lama menantikan jalan mulus seperti di perkotaan. Sebab, terakhir kali jalan yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung itu diperbaiki tahun 2011.
"Kalau menurut saya, itu bentuk kekecewaan masyarakat Desa Karyamukti dengan jalan Pemkab Bandung Barat yang belum dibangun (diperbaiki)," kata Dasep.
Apalagi, jalan tersebut adalah akses utama warga untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti mengantarkan hasil pertanian dan sebagainya.
Mereka pun membentangkan spanduk bertuliskan 'KAMI WARGA DESA KARYAMUKTI TIDAK AKAN MENGIKUTI PEMILU 2024 SEBELUM JALAN KABUPATEN DI WILAYAH DESA KARYAMUKTI, KECAMATAN CILILIN DIBANGUN MOHON PERHATIANNYA PEMDA KBB KAMI SANGAT LELAH'.
Dasep mengatakan, warga sudah sering melakukan aksi protes agar jalan tersebut diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Dari mulai menanam pisang, dibuat kolam pemancingan ikan, hingga menjadikan objek meme lokasi balapan sepeda motor yang terjatuh.
Namun, dari aksi tersebut belum membuahkan hasil, sehingga kerusakan jalan pun semakin parah sekarang ini.
Baca Juga: Si Paling Kebal! Inilah 5 Kelebihan Tanaman Kaktus yang Jarang Diketahui, Ternyata...
"Sebelum jalan dibangun, maka masyarakat dalam Pilkada 2024 akan golput, bahkan spanduknya akan ditambah. Tapi, kalau sudah dibangun masyarakat nggak akan golput. Katanya mau diperbaiki secepatnya, mudah-mudahan bener," kata Dasep.
Sementara itu, Kepala Desa Karyamukti, Nanang Supriatna mengatakan, sudah mengusulkan perbaikan jalan yang rusak parah itu, hingga menuai protes warga ke Pemkab Bandung Barat.
"Karena itu jalan kabupaten, maka menjadi kewenangan Pemkab Bandung Barat. Kami sudah usulkan karena memang rusaknya sudah lama," kata Nanang.
Dia juga mengungkapkan, bahwa jalan yang merupakan akses utama warga untuk melakukan aktivitas, seperti perekonomian itu terakhir kali diperbaiki sekitar tahun 2011.
Saat itu, tepat pada zaman mendiang Abubakar masih menjadi Bupati Bandung Barat, lantaran akses utama yang sering digunakan, jalan milik Pemkab Bandung Barat ini pun perlahan mengalami kerusakan.
Hingga akhirnya, sekarang ini mayoritas jalan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Bandung itu mengalami kerusakan cukup parah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Dukung Ekonomi Akar Rumput, BRI Surabaya Beri Modal Rp3,8 Triliun ke 89 Ribu Pelaku Usaha
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026