SUARA BANDUNG BARAT - Beberapa kesalahan terkadang dilakukan seseorang ketika merawat tanaman hias. begitu juga ketika budidaya aglaonema.
Tanaman hias Aglaonema adalah pilihan yang populer di kalangan pecinta tanaman indoor karena daun-daunnya yang cantik dan tahan lama.
Meskipun Aglaonema dikenal sebagai tanaman yang relatif mudah dalam perawatannya, masih ada beberapa kesalahan umum yang dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan tanaman ini.
Maka dari itu, ketahui beberapa kesalahan yang perlu dihindari dalam budidaya Aglaonema yang telah bandungbarat.suara.com rangkum untuk Anda berikut ini.
1.vPenyiraman Berlebihan
Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah penyiraman berlebihan. Aglaonema lebih suka tanah yang sedikit kering daripada terlalu basah.
Pastikan untuk memeriksa kelembapan tanah sebelum menyiram. Jika permukaan tanah terasa kering, baru disiram. Hindari biarkan tanah dalam pot tergenang air.
2. Tempat Terlalu Terang
Aglaonema lebih suka cahaya yang terang, namun hindari langsung terpapar sinar matahari yang kuat. Sinar matahari langsung dapat membakar daun-daunnya.
Baca Juga: Sering Diabaikan! Ini 8 Tips Memilih Pot untuk Tanaman Hias agar Tumbuh Sehat dan Makin Estetik
Sebaiknya letakkan Aglaonema di tempat dengan cahaya yang tersebar atau sinar matahari pagi yang lembut.
3. Pemupukan Berlebihan
Terlalu banyak pupuk dapat merusak tanaman Aglaonema. Berikan pupuk seimbang setiap 4-6 minggu sekali selama musim tumbuh (biasanya di musim semi dan musim panas).
Pupuk berlebihan dapat menyebabkan daun menjadi keriting dan menguning.
4. Pot yang Terlalu Besar
Aglaonema tidak memerlukan pot yang terlalu besar. Pilih pot yang sesuai dengan ukuran tanaman Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga