SUARA BANDUNG BARAT - Honda Racing Corporation (HRC) mengungkapkan alasan Marc Marquez meninggalkan mereka, dan pindah tim setelah MotoGP 2023 berakhir.
Honda resmi mengumumkan, bahwa Marc Marquez akan pergi pada akhir musim, pada Rabu (4/10/2023).
Pengumuman tersebut tidak terlalu mengejutkan, lantaran rumor Marc Marquez akan meninggalkan Honda sudah berembus sejak lama.
Marc Marquez dan Honda sama-sama masih memiliki sisa kontrak kerja salam selama satu tahun.
Namun, kedua belah pihak sepakat untuk berpisah di tengah jalan. Seperti dalam keterangan resmi Honda, mengisyaratkan alasan mereka berpisah dengan Marc Marquez.
"Kedua belah pihak sepakat bahwa demi kepentingan terbaik mereka, masing-masing pihak akan mencari cara lain di masa depan untuk mencapai tujuan, dan target mereka masing-masing," demikian tulis Honda, seperti dikutip dari Crash.
Alasan tersebut justru terdengar aneh, dikarenakan baik Marc Marquez maupun Honda masih dalam performa terbaik pada musim ini.
Kecepatan Honda juga bisa bersaing dengan motor lain. Itu terbukti dengan Marquez sukses meraih podium di MotoGP Jepang.
Dalam balapan-balapan sebelumnya, rider asal Spanyol itu juga beberapa kali bersaing di barisan depan.
Baca Juga: Tips Memilih Pot yang Ideal Untuk Tanaman Hias: Awas Jangan Sampai Salah Ya Supaya Gak Mati!
Namun, kecelakaan membuat Marc Marquez dan Honda gagal podium. Masa depan Marquez kini kembali akan menjadi bahan perbincangan banyak pihak.
Di samping itu, banyak isu menyebutkan bahwa Marc Marquez akan bergabung dengan Gresini, itu artinya akan menjadi tandem Alex Marquez. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket