SUARABANDUNGBARAT - Tanaman hias Janda Bolong (Monstera adansonii) adalah tanaman yang populer karena daun-daun lobusnya yang unik dan indah.
Namun, seringkali ada kesalahan dalam merawat tanaman ini yang dapat mengganggu pertumbuhannya.
Berikut adalah tiga kesalahan umum yang harus dihindari:
1. Terlalu Sering Disiram
Salah satu kesalahan paling umum dalam merawat tanaman Janda Bolong adalah memberikan terlalu banyak air.
Tanaman ini lebih suka tanah yang agak kering antara penyiraman. Air yang berlebihan dapat menyebabkan akar busuk dan berpotensi merusak tanaman.
2. Paparan Sinar Matahari Langsung
Janda Bolong lebih baik ditempatkan di tempat yang mendapatkan cahaya indirek atau cahaya terang yang tidak langsung.
Paparan sinar matahari langsung dapat mengakibatkan daunnya terbakar atau memudar. Tempatkan tanaman ini di dalam ruangan dengan cahaya yang tersebar atau di dekat jendela yang diberi tirai atau gorden tipis.
3. Kurang Pemangkasan dan Perawatan
Terkadang, tanaman Janda Bolong memerlukan pemangkasan untuk menjaga bentuknya yang rapi dan mencegahnya tumbuh terlalu merambat. Juga, jangan lupa untuk membersihkan debu dari daun-daunnya secara berkala dengan menggunakan kain lembut atau semprotan air ringan.(*)
Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Hias Gantung Tanpa Ribet: Dijamin Jadi Hobi Deh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'