SUARABANDUNGBARAT - Tanaman Hias Paling Berbahaya yang Perlu Kamu Waspadai.
Tanaman hias adalah tambahan yang indah untuk rumah atau taman, tetapi tidak semua tanaman hias aman.
Beberapa tanaman hias justru bisa berbahaya jika tidak dihadapi dengan hati-hati.
Berikut adalah beberapa tanaman hias paling berbahaya yang perlu Kamu waspadai:
1. Kroton (Codiaeum variegatum)
Meskipun memiliki daun yang berwarna-warni, tanaman ini mengandung senyawa racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan masalah perut jika tertelan.
2. Dieffenbachia (Dieffenbachia spp.)
Dieffenbachia dikenal sebagai "tongkat ibu mertua" karena getahnya yang beracun. Sentuh getah tanaman ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta masalah perut jika tertelan.
3. Bunga Kembang Sungsang (Oleander)
Oleander adalah salah satu tanaman paling berbahaya. Semua bagian tanaman ini mengandung glikosida jantung yang sangat beracun jika tertelan.
4. Tumbuhan Lili (Lily)
Beberapa spesies lili, seperti lili bakung (Lilium) dan lili daya (Convallaria majalis), sangat beracun bagi kucing. Bahkan setetes nektar lili bisa berbahaya jika dikonsumsi oleh hewan peliharaan.
5. Kroton (Codiaeum variegatum)
Meskipun memiliki daun yang berwarna-warni, tanaman ini mengandung senyawa racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan masalah perut jika tertelan.
6. Dieffenbachia
Baca Juga: CATAT! 10 Tanaman Hias yang Naik Daun di Bulan Oktober 2023, Bisa Jadi Ide Bisnis Tambahan
Dieffenbachia dikenal sebagai "tongkat ibu mertua" karena getahnya yang beracun. Sentuh getah tanaman ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, serta masalah perut jika tertelan.
7. Bunga Kembang Sungsang (Oleander)
Oleander adalah salah satu tanaman paling berbahaya. Semua bagian tanaman ini mengandung glikosida jantung yang sangat beracun jika tertelan.
8. Tumbuhan Lili (Lily)
Beberapa spesies lili, seperti lili bakung (Lilium) dan lili daya (Convallaria majalis), sangat beracun bagi kucing. Bahkan setetes nektar lili bisa berbahaya jika dikonsumsi oleh hewan peliharaan.
9. Belladonna (Atropa belladonna)
Juga dikenal sebagai "berry mati," tanaman ini menghasilkan buah beracun yang dapat menyebabkan keracunan serius jika dikonsumsi.
10. Philodendron
Beberapa spesies philodendron memiliki getah yang beracun. Sentuh getah ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan masalah perut jika tertelan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement