SUARA BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi memperpanjang pendaftaran Calon Aparatus Sipil Negara (CASN), untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2023.
Hal tersebut, disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daua Manusia (BKPSDM) Bandung Barat, Agustina Piryanti.
"Awalnya, jadwal pendaftaran dibuka dari 20 September -9 Oktober 2023. Kita perpanjangan sampai 11 Oktober 2023 pukul 23.59 WIB," katanya.
Agustina menyebut, hingga sekarang ini jumlah pendaftaran masih berproses.
Berdasarkan data yang masuk, pendaftar tidak hanya di lingkungan internal Pemkab Bandung Barat atau warga KBB, melainkan ada dari luar daerah.
"Malah ada pendaftar yang berasal dari luar provinsi Jawa Barat. Seperti Kalimantan, Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten," kata dia.
Seperti dilansir dari laman resmi Pemkab KBB, ada 257 formasi yang disediakan.
Terdiri dari formasi PPPK tenaga guru sebanyak 100 formasi, PPPK tenaga kesehatan 47 formasi, dan PPPK tenaga teknis 110 formasi.
Lebih rinci, Agustina menerangkan, untuk 47 formasi tenaga kesehatan dengan alokasi formasi khusus sebanyak 37 formasi, formasi umum sebanyak 8 formasi, dan penyandang disabilitas sebanyak 2 formasi.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Ternyata Tanaman Hias Pakis Banyak Macamnya: Begini Manfaat dan Kekurangannya
"Tenaga teknis sebanyak 110 formasi dengan alokasi formasi khusus 88 formasi, formasi umum 21 formasi, dan penyandang disabilitas 1 formasi. Adapun tenaga guru sebanyak 100 formasi dengan keseluruhan formasi diperuntukkan untuk formasi khusus," katanya.
Ia menambahkan, untuk pendaftaran CASN PPPK 2023 dapat dilakukan lewat portal https://2ecaan.bkn.go.id dengan mengupload berkas dokumen hasil scan asli warna dengan format yang sudah ditentukan dalam bentuk jps/pdf/jpeg/png.
Meski belum disebutkan seberapa banyak jumlah pendaftar, tetapi Agustina membandingkan dengan jumlah pendaftaran pada pengadaan PPPK tahun anggaran 2022 sebanyak 1.176 pelamar.
"Pelamar CASN pada pengadaan PPPK tahun 2023 belum dapat dilihat jumlahnya, karena proses pendaftaran masih berlangsung. Tapi bisa jadi, tidak akan jauh berbeda dengan jumlah tahun lalu," katanya.
Diungkapkannya, pada pengadaan PPPK tahun anggaran 2022 sebanyak 633 tenaga honorer Pemkab Bandung Barat yang ikut mendaftar.
Jumlah tersebut di luar pengadaan guri tahap III (teknis, dan kesehatan saja). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi