SUARA BANDUNG BARAT - Tanaman selalu menjadi bagian penting dalam budaya dan tradisi manusia. Namun, tidak semua tanaman dilihat sebagai simbol keberuntungan atau kebaikan.
Ada mitos dan keyakinan lama yang mengelilingi beberapa jenis tanaman, yang dipercaya sebagai pembawa sial. Meskipun beberapa dari mereka mungkin hanya cerita yang dilestarikan dari generasi ke generasi.
Pertanyaannya, apakah mitos ini benar atau hanya fakta yang keliru?
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Made in Jumah, Sabtu (14/10/2023) berikut ini adalah jenis tanaman yang dipercaya sebagai pembawa sial.
1. Kaktus: Simbol Kekeringan dan Konflik
Tanaman pertama yang dipercaya sebagai pembawa sial yaitu kaktus, tanaman hias ini sering dianggap sebagai simbol kekeringan dan konflik dalam ilmu fengshui.
Kaktus tumbuh dengan baik di lingkungan minim air dan dapat memiliki bentuk yang berduri. Konon, memelihara kaktus di rumah dapat memicu konflik dalam keluarga.
2. Tanaman Mati: Simbol Elemen Negatif
Mitos tentang tanaman mati adalah bahwa mereka adalah sumber elemen negatif dan kemalangan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membersihkan dan menghilangkan tanaman mati dari rumah secepat mungkin.
Baca Juga: Daftar Jenis Tanaman Hias yang Tidak Perlu Sering Disiram Selain Kaktus Apa Saja?
3. Bringin: Kekuatan Magis dan Legenda
Tanaman Bringin, yang akrab dengan budaya Indonesia, sering dianggap suci. Penduduk setempat meyakini bahwa di bawah pohon Bringin yang besar terdapat kekuatan magis.
Namun, beberapa orang juga percaya bahwa kehadiran pohon beringin dalam berbagai tempat menciptakan suasana lingkungan yang angker atau horor sehingga sering dihindari.
4. Pepaya: Simbol Sakit dan Kerugian
Pohon pepaya seringkali dianggap sebagai simbol yang membawa sakit dan kerugian karena dianggap sebagai tempat kesukaan makhluk gaib. Orang yang mempercayainya tentu akan berpikir dua kali untuk menanamnya
6. Anggur: Buah yang Menyesatkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar