Meskipun anggur menghasilkan buah yang nikmat dan olahan lezat, ada mitos bahwa pohon anggur dapat membawa kemalangan dan kebangkrutan bagi pemiliknya.
Mitos ini berakar dalam berbagai kepercayaan masyarakat, terutama di Jawa, yang berpendapat bahwa pohon anggur memberikan energi negatif.
6. Pohon Kapas: Perantara Debu dan Kotoran
Pohon kapas dianggap sebagai tanaman emosional menurut fengshui. Menurut filosofi ini, pohon kapas memudahkan debu dan kotoran untuk berkumpul di rumah.
Sedangkan, debu dan kotoran dalam kepercayaan tersebut dianggap sebagai sumber malangan dan kemiskinan.
7. Philodendron: Tanaman Beracun
Philodendron adalah salah satu tanaman hias rumah yang paling populer. tanaman ini mengandung bahan kimia beracun yang dapat berbahaya jika terkonsumsi oleh manusia atau hewan peliharaan.
Oleh karena itu, tanaman hias ini disebut sebagai pembawa sial karena menyebabkan pemiliknya harus lebih berhati-hati dalam merawatnya.
Itulah beberapa tanaman yang dipercaya sebagai pembawa sial, tentu hal tersebut bersifat subjektif. Bahkan mitos belaka, karena berdasarkan keterangan ilmiah tidak ada tanaman yang membawa sial.
Baca Juga: Daftar Jenis Tanaman Hias yang Tidak Perlu Sering Disiram Selain Kaktus Apa Saja?
Adapun sebagian tanaman yang berdasarkan penelitian, seperti mengandung racun atau polusi udara, bukan berarti membawa sial. Namun harus lebih hati-hati saja.
Tentunya, kembali lagi kepada prinsip kepercayaan personal. yang pasti semua tanaman di muka bumi, diciptakan dengan khasiat dan manfaatnya masing-masing. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali