SUARABANDUNGBARAT - Vertikal garden adalah solusi menarik untuk membawa keindahan alam ke dalam lingkungan perkotaan tanpa harus memiliki lahan yang luas.
Namun, agar vertikal garden tetap sehat dan subur, diperlukan perawatan khusus dan tentunya memiliki perbedaan dengan perawatan konsep taman pada umumnya.
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Kebun Indra Tarigan, Senin (16/10/2023) berikut ini cara merawat vertikal garden agar tetap sehat dan subur.
1. Penyiraman
Penyiraman adalah faktor penting dalam perawatan vertical garden. Ada empat sistem penyiraman yang dapat digunakan, yaitu Sistem Sprinkler atau air disemprotkan ke seluruh tanaman dengan merata.
Pilihan lainnya yaitu menggunakan sistem tetes grip, irigasi tetes, atau fertigasi. Ini memungkinkan pemberian air yang lebih akurat kepada setiap tanaman.
Atau dengan sistem kabut, selang-selang kecil dengan lubangnya dipasang, kemudian dihubungkan ke pompa air. Air akan keluar seperti kabut sehingga menciptakan lingkungan ideal untuk tanaman.
Atau juga dengan penyiraman manual, dengan memberikan air secukupnya menggunakan sprayer atau membuat alat penyiraman manual sendiri.
2. Pemupukan
Baca Juga: Dijamin Sehat Lagi, Begini Cara Mengatasi Tanaman Hias Puring yang Layu!
Pemupukan adalah langkah penting dalam menjaga nutrisi tanaman. Jenis pupuk yang digunakan bisa pupuk lambat terurai maupun yang langsung terurai.
Pemupukan mingguan juga dapat dilakukan dengan berbagai merek pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Biasanya, pupuk ini diberikan bersamaan dengan penyiraman sekali seminggu.
3. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk memotong daun dan akar yang mati serta memangkas tanaman yang tumbuh terlalu rimbun. Yaitu sekitar enam bulan sekali agar tanaman sehat.
4. Pengendalian Hama
Hama pada vertical garden memiliki risikonya lebih besar. Dua jenis pestisida yang digunakan biasanya, Insektisida untuk serangga dan ulat serta Fungisida untuk jamur.
Selain itu, Pestisida organik seperti minyak Neem yang dicampur dengan deterjen atau produk komersial bisa digunakan sesuai kebutuhan.
Penyemprotan tersebut dilakukan menggunakan sprayer atau alat manual, sekitar seminggu sekali. Tentunya, dengan menghindari sinar matahari langsung.
Itulah rangkaian atau langkah perawatan yang akan membantu menjaga vertical garden agar tetap sehat dan subur. Selamat mencoba. (*)
Sumber:
Channel YouTube Kebun Indra Tarigan
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Ulasan Buku Kios Pasar Sore,Potret Keseharian yang Sering Terlupakan
-
Obat Bikin Puasa Batal? Ini Cara Tepat Minum Obat Selama Ramadan
-
Misi Sulit Persib di GBLA, Bojan Hodak Pantang Menyerah Kejar Defisit 3 Gol dari Ratchaburi FC
-
Memaafkan Sebelum Berpuasa: Tradisi atau Kebutuhan?
-
Jingga dalam Elegi: Saat Cinta Tak Lagi Sederhana
-
Niat Salat Tarawih: Sejarah, Keutamaan, dan Niat dalam Arab serta Latin
-
Tren Fesyen Ramadan 2026: Modest, Fungsional, dan Tetap Stylish dari Harian hingga Lebaran
-
Dominasi Alpha Southeast Asia Awards 2025, BRI Group Kukuhkan Kepemimpinan ESG di Asia
-
Ada Alasan Penting, Sarwendah Tak Bagi-Bagi Angpao di Imlek Tahun Ini
-
Ultah ke-39, Raffi Ahmad Dapat Kado Kendaraan Akhirat dari Irfan Hakim