Negeri Ginseng dikabarkan berniat untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Investor Korea Selatan (Korsel) ingin berinvestasi bisnis di sektor energi baru terbarukan.
Mereka ingin membangun pabrik panel surya alias alat penyerap sinar matahari untuk energi listrik di Penajam Paser Utara (PPU). Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Sekda Pemkab) PPU, Nicko Herlambang.
Ia mengatakan, pertimbangan lain untuk investasi di PPU lantaran jalur laut dianggap memungkinkan sebagai jalur ekspor dan impor bahan baku yang dibutuhkan.
Perwakilan perusahaan dari Korsel tersebut telah meninjau lokasi. Tujuannya, untuk membangun pabrik hingga pelabuhan yang akan digunakan, apabila rencana investasi terealisasi.
Ia membeberkan, keunggulan PPU menyangkut kedalaman laut yang memungkinkan untuk arus barang dan ekspor baham baku pembuatan panel surya.
Investor dari Korsel tersebut juga mendukung pembangunan IKN pada sebagian wilayah PPU dan sebagian Kutai Kartanegara (Kukar) di Kaltim.
"Perusahaan dari Korea Selatan akan membangun pabrik panel surya di Kawasan Industri Buluminung (KIB) Kabupaten Penajam Paser Utara," ujarnya, melansir dari ANTARA, Selasa (06/12/2022).
Ia membeberkan, selain investor dari Korsel, ada 2 investor lainnya yang sedang melakukan pengurusan perizinan untuk membangun pabrik baterai dan pabrik soda ash (natrium karbonat/Na2Co3) di KIB PPU.
Pemkab PPU katanya, menyiapkan lahan sekitar 9.000 hektare di KIB. Dengan pemindahan IKN Indonesia, ia mengaku, dipastikan bakal banyak investor yang akan berinvestasi di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
Baca Juga: Jokowi Minta Mendagri Beri Peringatan untuk Kepala Daerah yang Belum Kendalikan Inflasi
Kawasan industri yang disiapkan seluas 9.000 hektare meliputi wilayah Kelurahan Buluminung, Jenebora, dan Kelurahan Gersik di Kecamatan Penajam.
"Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah mengajukan penerbitan izin pengelolaan kawasan industri tersebut kepada pemerintah pusat," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Social Battery Habis Lebaran? Ini Trik 'Kabur' Elegan Tanpa Dicap Sombong
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
28 Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026: Kunci Jawaban Kuis Hari 3 dan Trik Gacha Draft Mewah
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Awet Jangka Panjang, Performa Ciamik Fitur Lengkap!
-
Gentayangan karya Intan Paramaditha: Menjadi "Cewek Bandel" di Balik Pilihan Sulit
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga