Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu juga ikut menyoroti soal lebihnya kapasitas investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Untuk diketahui, pemerintah sendiri mengatakan investor bagi IKN Nusantara over-subscribe. Hal itu juga membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kaget.
"Presiden menyatakan bahwa terjadi over-subscribe investasi di IKN. Artinya pemerintah sudah 'menjual negara'," terangnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa (06/12/2022).
Namun, pernyataannya tersebut justru mendapatkan respons berbeda dari warganet. Warganet justru mempertanyakan arti kalimat 'menjual negara' yang disebut Muhammad Said Didu.
"Investasi=menjual dalam arti harafiahnya? hehehe apa iya begitu pengertian dalam ilmu ekonomi?," tanya warganet.
"Hanya mengelola kenapa bisa menjual tanah negara," kata pengguna Twitter lain.
Sebelumnya, pemerintah terus menawarkan ke sejumlah negara agar mau berinvestasi di IKN. Karena itu, Jokowi mengaku peminatnya meningkat 25 kali lipat, bahkan over-subscribe atau kelebihan kapasitas.
Padahal, Jokowi berencana mengundang 30 investor yang memang memiliki potensi menanamkan modal di IKN. Akan tetapi, niatan itu dianulir karena sudah melebihi kapasitas.
Baca Juga: Helio G99 Pacu Poco M5, Diklaim Unggul di Foto, Game dan Layar
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru
-
Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram
-
Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano Klaim Anak Aditya Gumay, Ruben Onsu Balas Menohok
-
Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur
-
Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Mengapa Wikipedia Terancam Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasan dan Dampak Seriusnya
-
Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan
-
Trio Green Bean, Red Bean Resmi Kembali dengan Musim Terbaru di Pulau Jeju