Media internasional disebut menuliskan berita soal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Media itu ialah Bloomberg.
Hal tersebut lantas menjadi sorotan Rocky Gerung. Pengamat politik itu menyudutkan mega proyek garapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dibahas di media internasional.
Ia menjelaskan Bloomberg menuliskan IKN adalah proyek berantakan. Tulisan tersebut berjudul Ambitious Plans to Build Indonesia a Brand New Capital City Are Falling Apart.
Katanya, di laporan itu disebutkan, hingga kini calon investor IKN yang tertarik belum ada komitmen untuk pendanaan.
Di satu sisi, pembiayaan IKN di PPU versi Jokowi melebihi kapasitas. Yakni sebanyak 25 kali lipat.
"Mau percaya Presiden Jokowi atau Bloomberg?," katanya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (07/12/2022).
Ia menyebut, para investor pastinya lebih ke arah percaya soal analisis dari Bloomberg jika dibandingkan dengan Presiden Jokowi. Ia menambahkan, bagi investor asing pastinya menjadikan tulisan itu acuan.
Ia melanjutkan, jelang pelaksanaan pemilu serentak di Indonesia pada 2024 juga berpengaruh. Investor asing juga akan melihat tensi politik Bumi Pertiwi.
"Ini juga yang menjadi penyebab investor asing juga ragu dalam berinvestasi di tambah lagi soal isu lingkungan," lugasnya.
Baca Juga: 6 Potret Alleia Anak Ariel NOAH Saat Nonton Konser DPR Live, Tumbuh Jadi ABG yang Cantik
Di sisi lain, beberapa calon presiden tidak ada yang menyinggung soal IKN. Termasuk juga dengan Anies Baswedan.
"Tentu investor akan berpikir ulang, ditakutkan penerus Jokowi tidak ingin melanjutkan proyek ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta