/
Kamis, 08 Desember 2022 | 08:00 WIB
Tulisan 'KUHP Hukum Kafir' diduga ditempel pelaku di motor sebelum ledakkan diri. [KlikKaltim.com]

Tulisan di motor pelaku bom bunuh diri Polsek Astana Anyar menjadi sorotan. Tulisan itu tertempel di bagian depan, yakni 'KUHP=Hukum Syirik/Kafir. Perangi para penegak hukum setan. QS 9:29'.

Motor yang diduga milik pelaku, dengan tulisan tersebut di bagian depan tersebar luas di media sosial (Medsos). Motor itu motor bebek, warnanya biru. Kondisi motor terparkir di tepi jalan dengan helm masih ada di spion motor.

"Diduga kendaraan k***l b***g yang meledak di Polsek Astanaanyar," cuit seorang warganet yang mengunggah foto tersebut, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (08/12/2022).

Dari jaringan media ini juga, disebutkan di bagian bodi lampu motor terdapat stiker ISIS. Belum dapat dipastikan apakah tulisan itu memang sudah tertempel di motor pelaku sebelumnya atau dipasang sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung melaporkan kronologi detik-detik pelaku meledakan diri. Sebelum bom meledak, anggota polisi di Polsek Astanaanyar tengah apel pagi.

Kemudian, seorang laki-laki misterius menerobos masuk ke dalam Polsek sembari mengacungkan senjata tajam.

Laki-laki itu menerobos barisan polisi yang tengah apel, sejumlah anggota menghindar dan tiba-tiba terjadi ledakan.

"Pelaku membawa bom, diduga bom bunuh diri, pelaku meninggal dunia," ujar Kombes Aswin.

Ia menjelaskan, ledakan bom terjadi di bagian dalam kantor Polsek Astanaanyar, tepatnya di depan pintu masuk polsek.

Baca Juga: Ramai Kabar T.O.P Big Bang Bakal ke Luar Angkasa, Begini Reaksi Netizen Korea

Tiga anggota polisi terluka akibat ledakan tersebut. Mereka sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Load More