/
Selasa, 13 Desember 2022 | 09:15 WIB
Sayur lodeh tahu tempe. ((Shutterstock))

Dua warga yang membeli sayur lodeh tahu di warung Albarka milik Yanti Kumaladewi di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) kaget karena ada jari manusia di dalam sayur yang dibelinya tersebut.

Kapolres Belu AKBP Yosep Krisbianto membenarkan penemuan tersebut.

Pihaknya pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap pemilik warung dan pabrik tahu

"Pemilik warung dan pemilik pabrik tahu sudah kita periksa," ujarnya, Selasa (13/12/2022).

Namun demikian, menurutnya 5 orang yang diperiksa tak tahu asal muasal potongan jari manusia tersebut.

Namun demikian, pihak medis di puskesmas menyatakan bahwa potongan tersebut benar adalah potongan sebagian tubuh manusia.

Sedangkan ketika melakukan pemeriksaan di warung Albarkah serta tempat penjualan tahu tidak ditemukan ada yang mengalami luka di jarinya.

"Sehingga kita masih terus gali keterangan dari tempat tahu dimana bahan baku tahu tersebut dibeli," jelas Yosep.

Cerita ini bermula saat seorang warga bernama Petrus Watu dan Isto Foa membeli lauk sayur lodeh tahu di warung.

Baca Juga: Injak Canang, Siswa yang Study Tour di Bali Kesurupan Massal

Saat hendak mengambil sayur untuk dimakan, Petrus melihat ada daging ujung jari manusia, yang tercampur pada sayur tersebut.

Mereka pun langsung membawa barang bukti untuk membuat laporan ke Polsek Tasifeto Timur.

"Kasus ini kami masih lidik dan pendalaman, perkembangan seperti apa akan kita sampaikan. Lebih jelas langsung ke Kasat Reskrim," pungkas Kapolres Belu.

Load More