Jalan Veteran Pontianak Selatan mendadak mencekam, lantaran adanya dua kelompok yang berseteru memperebutkan lahan parkir sebuah tempat makan yang belum lama ini dibuka pada Minggu (18/12/2022) malam hingga tengah malam polisi pun masih disiagakan di lokasi kejadian.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Andi Herindra, yang turun langsung mengamankan kericuhan tersebut pun menyayangkan aksi yang dilakukan dua kelompok tersebut. Dirinya menjelaskan, jika pada beberapa waktu lalu sudah sempat dilakukan mediasi bersama dan turut mengundang Pemerintah Kota.
“Sudah ada kesepakatan dan keputusanya pengelolaan parkir tersebut dilakukan bersama namun ada kejadian salah paham lagi,” ungkap Kapolresta Pontianak, dikutip dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com Senin (19/12/2022).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini, Kapolresta Pontianak mengatakan jika pada kejadian awal ada korban luka. Namun, sudah menjalani perawatan dan di visum oleh petugas.
“Sesuai kesepakatan kami dari pihak kepolisian akan melakukan tindakan hukum yang berlaku,” imbuhnya.
Mengingat mediasi yang beberapa waktu lalu tak berujung damai, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Andi Herindra sudah berkoordinasi dengan walikota Pontianak terkait permasalahan tersebut.
“Beberapa waktu kedepan pak wali akan mengumpulkan para tokoh warga untuk bermediasi kembali,” paparnya.
Kapolresta meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh isu yang beredar di media sosial (Medsos). Tujuannya, agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pontianak.
“Jika terdengar mengatasnamakan kelompok tertentu itu tidak benar, hanya masalah personal terkait parkir,” lugasnya.
Baca Juga: Terungkap dari Barbuk HP Richard, Ada Grup WA Duren Tiga usai Yosua Tewas, Anggotanya Tuhan Yesus
Seperti diketahui, kericuhan antar kelompok di Pontianak tersebut sejumlah foto dan video beredar di sejumlah media sosial. Lokasi kejadian tegang sejak sore hingga tengah malam.
Berita Terkait
-
Bantah Klaim Wali Kota Jakpus soal Lahan Parkir Ditambah, Pengelola Grand Indonesia: Kami Punya 10 Lantai
-
Tergiur Ingin Kaya Mendadak, Komplotan Garong Curi Duit Rp 400 Juta Milik Perusahaan Penyuplai ATM
-
Bangchan Stray Kids Cicipi Kue Choipan Khas Kalimantan Barat Langsung di Mika Plastik, Netizen: Lokal Banget
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga