Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sepertinya tidak terlalu terpengaruh. Dengan isu reshuffle atau perombakan kabinet Jokowi-Amin.
Nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo masuk daftar isu menteri yang akan diganti Presiden Jokowi.
Kemarin Syahrul terlihat tetap bekerja memantau stok 12 komoditas bahan pokok di Kota Makassar. Untuk memastikan ketersediaan stok saat perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Pasar Tradisional Terong, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Untuk Sulsel dan hampir di seluruh provinsi, saya mendapatkan laporan rata-rata ketersediaan cukup untuk 12 komoditi ini," kata Mentan, di Makasar, Ahad 25 Desember 2022.
Dari hasil monitoring tim kementerian, untuk stok 12 komoditas strategis aman, bahkan harganya juga turun, meskipun ada pula yang naik namun tidak signifikan.
"Dari catatan yang ada di beberapa tempat (provinsi lain) juga mengalami penurunan (harga bahan pokok). Selain (stok) cukup, harga juga turun," kata Mentan Syahrul.
Komoditas yang turun harga antara lain beras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan ayam potong. Sedangkan yang turun, seperti ayam kampung dan minyak goreng curah. Harga beras turun dari Rp11 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram.
Mentan menginstruksikan kepada jajaran di 34 provinsi di tingkat kabupaten/kota agar turun ke lapangan mengecek ketersediaan bahan pangan di pasar sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), serta mengajak semua pihak bersinergi menjaga stok dan harga pangan pada libur panjang akhir tahun, maupun menyambut Ramadan dan Idul Fitri serta Idul Adha tahun depan.
"Alhamdulillah, kelihatannya kita sangat siap, tapi jangan terlalu pede (percaya diri), karena sekarang cuaca sangat ekstrem dan pertanian itu erat kaitannya dengan cuaca. Makanya, untuk tahun 2023 kita harus lebih bekerja keras," ujarnya.
Baca Juga: Statistik Timnas Brunei Darussalam di Piala AFF 2022, Benarkah Menakjubkan?
Sanna, pedagang Pasar Tradisional Terong, mengatakan untuk beberapa komoditas pangan seperti cabai dari semula Rp41 ribu turun Rp35 ribu per kilogram, bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, dan bawang putih turun Rp25 per kilogram. Penurunan harga tersebut karena pasokan berlimpah.
Pedagang ayam potong Muhammad Jabir menuturkan untuk harga ayam ras ada penurunan, dari Rp55 ribu menjadi Rp50 ribu per ekor. Sedangkan Nurbaya, pedagang ritel minyak curah, menyebut ada kenaikan dari Rp13 ribu per liter menjadi Rp14 ribuan per liter. Kenaikan itu dipicu keterbatasan pasokan. Karena pengiriman terlambat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara
-
ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS
-
Download BRImo Lewat Link Ini Langsung Dapat Cashback