Wacana penundaan Pemilu 2024 yang beberapa kali kerap diembuskan diduga terus ditiupkan dari luar lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo. Ia mengemukakan, ada kekuatan di luar lingkaran Jokowi yang bergerak demi memuluskan wacana itu.
Padahal, ia menduga Jokowi tidak ingin menjabat untuk kali ketiga setelah membuat beberapa pernyataan tegas.
"Bisa jadi ada kelompok lain sehingga isunya tidak pernah padam," katanya seperti dikutip Warta Ekonomi-jaringan Suara.com.
Kunto memprediksi, jika Jokowi akan tetap menolak hasutan tersebut meski diberi bisikan dari orang lingkar dalam.
"Kenapa? Karena dia sudah bilang sendiri bahwa hal tersebut akan menampar mukanya," kata dia.
Lebih lanjut, ia mengemukakan, isu perpanjangan masa jabatan presiden terasa embusannya di era Jokowi. Walau sebenarnya pada saat akhir masa jabatan SBY sempat ada, namun cepat menghilang.
"Pada era SBY isu tersebut memang ada. Akan tetapi, tidak semasif dan terstruktur di era Jokowi yang selalu dihidupkan setelah isu tersebut mati," ucapnya.
Masih menurut Kunto, seluruh elemen masyarakat diminta agar menghargai perjuangan reformasi untuk konsisten menjunjung tinggi konstitusi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Larang Penjualan Rokok Batangan, Warga: Susah Diterapkan
"Kita harus tetap konsisten dalam menolak. Baik dari masyarakat sipil maupun dari kalngan politisi juga harus menolak," katanya.
Sebelumnya pada tahun 2019 silam, Jokowi menegaskan tidak setuju dengan usul masa jabatan presiden yang diperpanjang menjadi tiga periode. Lantaran itu, ia merasa ada pihak yang mengusulkan wacana tersebut untuk menjerumuskannya.
"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," katanya.
Ia juga menegaskan, sejak awal sudah menyampaikan, dirinya merupakan produk Pemilu berdasarkan UUD 1945 setelah reformasi.
Lantaran itu, ketika ada wacana mengamendemen UUD 1945, Jokowi sudah menekankan agar tak melebar dari persoalan haluan negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas