- Tanggal 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia sejak tahun 2004 untuk meningkatkan kesadaran global terhadap penyakit autoimun tersebut.
- PBB menetapkan 10 Mei sebagai Hari Internasional Argania sejak 2021 guna mendukung upaya pelestarian pohon endemik asal Maroko.
- Di Indonesia, tanggal 10 Mei diperingati sebagai hari jadi Komando Operasi Udara Nasional untuk mengenang sejarah pertahanan udara negara.
Suara.com - Setiap tahun, tanggal 10 Mei menjadi momen penting yang diperingati di berbagai belahan dunia. Meskipun bukan hari libur nasional di Indonesia, tanggal ini sarat makna, terutama terkait kesadaran kesehatan, lingkungan, dan perayaan budaya.
Berbagai peringatan internasional dan nasional menjadikan 10 Mei sebagai hari refleksi dan edukasi bagi masyarakat.
Hari Lupus Sedunia (World Lupus Day)
Peringatan paling menonjol pada 10 Mei adalah Hari Lupus Sedunia. Dicanangkan pertama kali pada tahun 2004 oleh Lupus Canada bersama 13 organisasi lupus dari berbagai negara, hari ini bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang penyakit lupus.
Lupus adalah penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ sehat sendiri.
Gejalanya beragam, mulai dari ruam kulit, kelelahan ekstrem, nyeri sendi, hingga komplikasi serius pada ginjal, jantung, dan otak.
Di Indonesia, penderita lupus sering kali menghadapi tantangan diagnosis yang terlambat karena gejala yang mirip penyakit lain. Menurut data, lupus lebih banyak menyerang perempuan usia produktif (15-45 tahun).
Hari Lupus Sedunia menjadi momentum kampanye “Make Lupus Visible”, mendorong masyarakat untuk mengenali gejala, mendukung penelitian, dan menghilangkan stigma.
Banyak komunitas seperti Lupus Indonesia menggelar talkshow, webinar, dan sharing session pada tanggal ini untuk memberikan informasi akurat dan dukungan emosional.
Baca Juga: Hari Lupus Sedunia 10 Mei 2023: Cermati Sejarah, Tujuan, dan Gejalanya
Hari Internasional Argania
Selain lupus, 10 Mei juga ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Hari Internasional Argania sejak 2021.
Pohon argan (Argania spinosa) adalah spesies endemik Maroko yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi.
Minyak argan yang dihasilkan dari biji pohon ini dikenal sebagai “cairan emas” karena manfaatnya untuk kecantikan, kesehatan, dan kuliner.
Peringatan ini menekankan pentingnya pelestarian hutan argan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat setempat, terutama perempuan yang terlibat dalam proses produksi minyak argan.
Ancaman deforestasi dan perubahan iklim membuat hari ini relevan untuk kampanye konservasi biodiversitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung