/
Senin, 09 Januari 2023 | 11:01 WIB
Foto Al Hadi (YouTube tvOne)

Pendiri Yayasan Nur Mutiara Mutmainnah Makriffatullah yang menaungi aliran Bab Kesucian, Hadi Minallah Aminullah Ahmad atau yang dikenal dengan panggilan Al Hadi membantah keras tuduhan dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI yang menuding bahwa ajarannya adalah aliran sesat.

Dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam yang siarkan oleh tvOne, Al Hadi mengaku bahwa ajarannya bukanlah aliran sesat.

Bahkan saat ada Sekretaris Umum MUI Sulawesi Selatan KH Muammar Bakry, Al Hadi tetap bersikeras membantah aliran 'Bab Kesucian' sesat.

"Harusnya yang menciptakam aliran sesat itu yang klarifikasi, saya kan tidak mengajarkan yang sesat, saya kan hanya mengajarkan 'Bab Kesucian' saja." jawab Pendiri aliran 'Bab Kesucian' Al Hadi.

Al Hadi dengan tegas menyanggah tuduhan yang dipaparkan oleh KH Muammar soal poin-poin alirannya dianggap sesat, seperti mengharamkan makan daging dan ikan maupun susu, serta boleh tidak sholat lima waktu.

"Itu tidak benar, kalau melarang orang sholat harusnya hancurkan itu masjidnya. Baru itu melarang orang sholat, selagi masjid tidak dihancurka. Maka sholat tidak bisa dilarang. Intinya, hancurkan tempat ibadahnya, jika mau melarang sholat" ucap Al Hadi.

Pendiri aliran 'Bab Kesucian' itu juga menjelaskan bahwa para pengikutnya  yang berada di yayasan memang dilarang memakan daging dari hewan yang memakan kotoran.

"Yang dilarang itu memakan darah, jadi jika memakan ikan boleh asalkan bukan yang diternak dengan diberi makan kotoran. Kalau diberi makan kotoran itu haram untuk dikonsumsi, apabila dimakan manusia itu akan terjangkit penyakit," tandasnya.

Baca Juga: 4 Tanda Si Dia Tidak Punya Perasaan Lebih Untukmu, Cuma Anggap Teman Biasa!

Load More