Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:35 WIB
Pemain Timnas Futsal Indonesia Ardiansyah Nur (kedua kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Futsal Vietnam pada pertandingan perempat final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa. (Antara/Asprilla Dwi)
Baca 10 detik
  • Shayne Pattynama mengapresiasi Timnas Futsal Indonesia lolos final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran.
  • Shayne Pattynama menilai dukungan suporter sangat penting dalam kesuksesan Timnas Futsal Indonesia mencapai final.
  • Pelatih Hector Souto menegaskan timnya tidak tertekan karena ini adalah final pertama, tekanan ada pada Iran.

Suara.com - Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 mendapat apresiasi dari banyak pihak, salah satunya penggawa Timnas Indonesia, Shayne Pattynama.

Shayne yang menonton langsung pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Indonesia melawan Jepang mengaku bangga melihat perjuangan Iqbal Iskandar dan kawan-kawan.

Eks pemain jebolan akademi Ajax ini menilai dukungan suporter menjadi faktor penting di balik keberhasilan Timnas Futsal Indonesia.

“Sekarang futsal dulu, dan semoga nanti juga di sepak bola. Itu bagus, saya sangat senang untuk mereka. Para suporter juga mendukung sepanjang waktu, seperti pemain tambahan,” ujar Shayne.

Sejarah berpeluang kembali tercipta pada Sabtu (7/2) malam ketika Indonesia menghadapi Iran di partai final Piala Asia Futsal 2026.

Shayne Pattynama saat gabung Persija. (instagram.com/@s.pattynama)

Iran merupakan juara bertahan sekaligus tim tersukses dalam sejarah turnamen dengan 13 gelar juara.

Shayne yang telah dua kali menyaksikan langsung perjuangan Timnas Futsal Indonesia berharap Merah Putih tidak hanya berhenti di final.

“Saya juga hadir saat melawan Irak, atmosfernya luar biasa. Timnya bagus, pertandingannya bagus,” ujar Shayne.

“Semoga sekarang bukan hanya bermain di final, tapi juga memenangkan final. Saya pikir itu akan sangat menyenangkan,” tutup pemain Persija Jakarta itu.

Baca Juga: Hossein Tayyebi Raja Gol Iran yang Jadi Ancaman Serius Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026

Sementara itu, pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengatakan timnya akan menjalani laga final tanpa ada tekanan sama sekali.

Menurut Souto, Indonesia tak mungkin merasa tertekan. Hal ini ini dikarenakan mereka baru pertama kalinya menginjakkan kaki di laga final Piala Asia Futsal.

Sebaliknya, Souto menyebut tekanan itu justru hanya ada di Iran yang sudah memenangi 13 gelar dari 17 edisi Piala Asia Futsal yang sudah dimainkan sejak 1999 di Malaysia. Di final nanti, Iran harus menang untuk menjaga reputasi mereka.

"Bagaimana mungkin kami mendapat tekanan jika ini adalah final pertama kami? Sementara Iran telah memainkan 105 pertandingan di AFC dan hanya kalah empat kali. Di mana tekanan kami?," kata Souto.

"Iranlah yang harus menanggung tekanan. Iran punya tradisi juara di AFC. Mereka punya kualitas, banyak pemain yang bermain di luar negeri, pemain yang kuat, dan ekosistem yang bagus sejak awal," kata dia.

Kontributor: Adam Ali

Load More