- Shayne Pattynama mengapresiasi Timnas Futsal Indonesia lolos final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran.
- Shayne Pattynama menilai dukungan suporter sangat penting dalam kesuksesan Timnas Futsal Indonesia mencapai final.
- Pelatih Hector Souto menegaskan timnya tidak tertekan karena ini adalah final pertama, tekanan ada pada Iran.
Suara.com - Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 mendapat apresiasi dari banyak pihak, salah satunya penggawa Timnas Indonesia, Shayne Pattynama.
Shayne yang menonton langsung pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Indonesia melawan Jepang mengaku bangga melihat perjuangan Iqbal Iskandar dan kawan-kawan.
Eks pemain jebolan akademi Ajax ini menilai dukungan suporter menjadi faktor penting di balik keberhasilan Timnas Futsal Indonesia.
“Sekarang futsal dulu, dan semoga nanti juga di sepak bola. Itu bagus, saya sangat senang untuk mereka. Para suporter juga mendukung sepanjang waktu, seperti pemain tambahan,” ujar Shayne.
Sejarah berpeluang kembali tercipta pada Sabtu (7/2) malam ketika Indonesia menghadapi Iran di partai final Piala Asia Futsal 2026.
Iran merupakan juara bertahan sekaligus tim tersukses dalam sejarah turnamen dengan 13 gelar juara.
Shayne yang telah dua kali menyaksikan langsung perjuangan Timnas Futsal Indonesia berharap Merah Putih tidak hanya berhenti di final.
“Saya juga hadir saat melawan Irak, atmosfernya luar biasa. Timnya bagus, pertandingannya bagus,” ujar Shayne.
“Semoga sekarang bukan hanya bermain di final, tapi juga memenangkan final. Saya pikir itu akan sangat menyenangkan,” tutup pemain Persija Jakarta itu.
Baca Juga: Hossein Tayyebi Raja Gol Iran yang Jadi Ancaman Serius Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
Sementara itu, pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengatakan timnya akan menjalani laga final tanpa ada tekanan sama sekali.
Menurut Souto, Indonesia tak mungkin merasa tertekan. Hal ini ini dikarenakan mereka baru pertama kalinya menginjakkan kaki di laga final Piala Asia Futsal.
Sebaliknya, Souto menyebut tekanan itu justru hanya ada di Iran yang sudah memenangi 13 gelar dari 17 edisi Piala Asia Futsal yang sudah dimainkan sejak 1999 di Malaysia. Di final nanti, Iran harus menang untuk menjaga reputasi mereka.
"Bagaimana mungkin kami mendapat tekanan jika ini adalah final pertama kami? Sementara Iran telah memainkan 105 pertandingan di AFC dan hanya kalah empat kali. Di mana tekanan kami?," kata Souto.
"Iranlah yang harus menanggung tekanan. Iran punya tradisi juara di AFC. Mereka punya kualitas, banyak pemain yang bermain di luar negeri, pemain yang kuat, dan ekosistem yang bagus sejak awal," kata dia.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hossein Tayyebi Raja Gol Iran yang Jadi Ancaman Serius Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Kegilaan Iran Bakal Dihentikan Timnas Futsal Indonesia
-
Tangan Dingin Hector Souto Bawa Timnas Futsal Indonesia Juara Asia Futsal 2026?
-
Final Piala Asia Futsal 2025: 3 Pilar Penting Timnas Futsal Indonesia untuk Jungkalkan Iran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa