Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengatakan, akan menindak tegas dan melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.
Briptu ER, anggota Polres Sumba Barat yang menembak warga.
"Kami sudah tangani. Nanti perkembangan akan kita sampaikan," ujarnya, Minggu 8 Januari 2023.
AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengakui kalau Briptu ER, anggota Polres Sumba Barat yang tidak sedang melaksanakan tugas melakukan tindakan penyalahgunaan senpi.
Mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Ia pun menyampaikan belasungkawa kepada korban beserta keluarga.
"Kami keluarga besar Polres Sumba Barat turut berduka atas kejadian tersebut. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.
Komitmennya akan mengambil tindakan tegas dan melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.
"Langkah awal yang telah kami ambil yaitu dengan mengamankan ER dan menempatkan pada tempat khusus untuk selanjutnya dilakukan proses hukum selanjutnya," ungkapnya.
Kepada keluarga dan masyarakat Sumba Barat, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirataa berharap dapat mempercayakan seluruh penanganan permasalahan tersebut kepada polisi dan menjamin amin bahwa semua proses dilaksanakan sesuai prosedur, profesional, dan transparan.
Baca Juga: Beredar Foto Kaesang Pangarep Bulan Madu di Swiss, Warganet: Pantesan Nggak Pernah Ngetweet
Polda Nusa Tenggara Timur berjanji akan proses hukum.
"Kami menjamin Briptu ER akan diproses secara transparan dan akuntabel," ujar Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Drs Johni Asadoma.
Langkah penanganan kata Kapolda, dilakukan melalui panempatan khusus maksimal dalam pemeriksaan pendahuluan, serta memeriksa para saksi yang saat itu berada di TKP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global
-
Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung
-
Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!
-
Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur
-
Terungkap, Revaldo Fifaldi Terjerat Narkoba Lagi Usai Bertemu Residivis di Tempat Rehab