Pengamat Politik, Rocky Gerung mengungkapkan bahwa mencuatnya wacana Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati akan menjadi kandidat bakal Calon Presiden atau Capres 2024 merupakan fenomena menarik.
Rocky Gerung juga menegaskan bahwa politik itu tidak ada batasan usia bagi yang ingin menjabat, seperti terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden AS dan Mahathir Mohamad menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia pada usia lanjut.
Melalui acara Forum News Network yang diunggah di channel YouTube Rocky Gerung Official pada Minggu (8/1/2023), ia mengatakan Indonesia kekurangan stok yang akhirnya mengeluarkan pemimpin yang lanjut usia.
“Politik itu tidak mengenal usia, yang jadi masalah adalah kaderisasi jalan atau tidak. Kita belajar dari Joe Biden menjadi Presiden AS dan Mahathir Mohamad menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia yang menjabat politik pada usia tua, hal itu jadi bukan karena tidak ada stok namun untuk saling memback up.” ungkap Rocky Gerung.
“Negara Indonesia berbeda karena tidak ada stok, akhirnya para orang tua terjun ke politik. Hal itu tidak apa-apa, asalkan para orang tua ini tidak menghalangi kaderisasi orang muda.” timpalnya.
Lebih lanjut, Rocky Gerung mengatakan bahwa nama Megawati muncul sebagai wacana Capres sudah ada sejak tahun 2014.
“Hak Megawati sebenarnya di 2014, tapi karena ada tekanan kiri kanan akhirnya mengalah dan digantikan dengan Jokowi. Sebenarnya, waktu itu Megawati sudah memiliki feeling bahwa tugas partai tak bisa memaksimalkan pemikiran Soekarno.” ungkap Rocky.
“Padahal kita tau bahwa Megawati ingin Indonesia tidak lalai dengan pikiran Bung Karno.” tambahnya.
Menurut Rocky Gerung meskipun wacana itu benar terjadi, saya tidak ada masalah karena hal tersebut masalah internal dari partai PDI Perjuangan.
Baca Juga: Sepanjang 2022, Terjadi 212 Konflik Agraria, Paling Banyak Berlangsung di Sektor Perkebunan
“Bagaimana kalo Megawati diajukan lagi, ini kesempatan untuk publik menghitung apakah pengajuan Megawati itu untuk memberi semangat kompetisi baru atau hanya untuk menekan ambisi pak Jokowi ke PDIP. Saya tidak masalah tentang hal tersebut, karena itu masalah internal PDIP.” ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
PDIP Panen Kritik Usai Setujui Pemilu Proporsional Tertutup, Dituduh Demi Loloskan Caleg Koruptor?
-
Keras! Rocky Gerung Sebut Jokowi Khianati Megawati Gegara Dukung Ganjar hingga Jadi Boneka Oligarki
-
Ramai Usulan Megawati Nyapres Lagi, Rocky Gerung Nilai PDIP Bakal Buntung jika Nekat Sodorkan 'Stok Lama'
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Tanpa Jeda
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?