Sebanyak enam wartawan di Sudan Selatan ditahan setelah rekaman yang menunjukkan Presiden Salva Kiir Mayardit mengompol di sebuah acara resmi.
Video tersebut tiba-tiba bocor secara online dan langsung membuat keenam wartawan itu ditahan.
Adapun video yang beredar menunjukkan sang presiden berdiri di depan para warganya dengan mengenakan pakaian tuksedo berwarna abu-abu.
Kemudian tiba-tiba sebuah noda gelap di celana bagian selangkangan sang presiden tiba-tiba menyebar ke bawah.
Kala itu posisi sang presiden tengah berdiri untuk mendengarkan lagu kebangsaan di sebuah acara peresmian jalan.
Video tersebut tidak pernah ditayangkan di televisi namun kemudian beredar di media sosial.
Setelah video itu tersebar, para jurnalis yang bekerja dengan Perusahaan Penyiaran Sudan Selatan yang dikelola negara tiba-tiba ditahan pada Selasa dan Rabu lalu.
Hal ini disampaikan oleh Patrick Oyet selaku Presiden Persatuan Jurnalis Sudan Selatan.
"Wartawan yang ditahan adalah operator kamera Joseph Oliver dan Mustafa Osman; editor video Victor Lado; kontributor Jacob Benjamin; dan Cherbek Ruben dan Joval Toombe dari ruang kendali, kata Oyet, dikutip dari Daily Mail, Selasa (10/1/2023).
Baca Juga: Aipda Dwi Hartono Minta Maaf Gegara Main Lato-Lato, Warganet: Salahnya di Mana Coba?
"Kami prihatin karena mereka yang ditahan sekarang telah tinggal lebih lama dari yang diatur undang-undang," tambahnya.
Secara hukum, pihak berwenang Sudan Selatan diizinkan untuk menahan tersangka hanya selama 24 jam sebelum membawa mereka ke hadapan hakim.
Insiden itu 'cocok dengan pola personel keamanan yang melakukan penahanan sewenang-wenang setiap kali pejabat menganggap liputan tidak menguntungkan,' kata perwakilan Afrika sub-Sahara untuk Komite Perlindungan Wartawan, Muthoki Mumo.
"Pihak berwenang harus membebaskan enam karyawan SSBC ini tanpa syarat dan memastikan bahwa mereka dapat bekerja tanpa intimidasi lebih lanjut atau ancaman penangkapan," tambahnya.
Seperti diketahui, Presiden Sudan Selatan yang berusia 71 tahun menderita rasa malu karena mengompol saat membuka proyek jalan baru pada bulan Desember 2022 lalu.
Salva Kiir Mayardit berada tepat di depan kamera saat noda gelap muncul di celananya saat lagu kebangsaan dimainkan.
Dalam sebuah cuplikan dari insiden yang tidak menguntungkan itu, sang presiden tampak menunduk ke kakinya sebelum kamera menjauh darinya.
Rekaman itu menunjukkan dia diapit oleh pejabat militer dan pejabat lainnya di negara Afrika itu.
Presiden diyakini menderita infeksi saluran kemih, menurut wartawan Sahara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim