Kisah viral seorang vlogger otomotif bernama Ridwan Hanif saat berniat membeli mobil bekas membuat warganet ikut terpingkal-pingkal.
Pasalnya Ridwan Hanif mengaku langsung tidak berminat beli mobil yang ditawarkan setelah melihat kondisi aslinya.
Cerita ini diunggah oleh Ridwan Hanif di akunnya yang bernama @ridwanhr di Twitter pada selasa (10/1/2023).
Kendati ini hanya hiburan, warganet sukses kesal karena cerita ini dan merasa relate di kehidupan nyata.
Ia awalnya menceritakan bahwa dirinya ditawari sebuah mobil dengan tampilan depan gagah berwarna hitam yang mirip ciri-ciri mobil Fortuner.
Harganya pun murah hanya Rp 132 juta padahal harga asli Fortuner bekas masih di atas Rp 300 jutaan.
Mobil tersebut juga disebut bukan bekas kecelakaan maupun bekas banjir.
“Ditawarin mobil ini dengan harga 132 juta saja, bukan bekas kecelakaan, bukan juga bekas banjir. Tapi kenapa gue nggak berminat?,” tulisnya.
Ia pun sudah menanyakan ke penjual tentang surat-suratnya yang ternyata lengkap.
Baca Juga: Megawati Sindir Kegaduhan Parpol Lain Soal Capres PDIP: Kita Kalau Bekerja, Pasti Menang!
Mobil tersebut pun bukan bodong atau bermasalah setelah dicek ke Samsat.
Mobil tersebut berplat A Banten meskipun keberadaanya di Solo, pajaknya masih panjang sehingga ia juga berpikir tak perlu buru-buru mutasi.
Ia pun sudah mengecek kilometer dan benar diservis di bengkel terkenal.
Karena semuanya lengkap dan meyakinkan, ia pun langsung janjian bertemu dengan ownernya.
Akan tetapi setelah lihat aslinya ia langsung tak berniat beli sama sekali, apa sebab?
“Setelah itu setelah itu kami janjian dengan pemilik untuk mengecek unit. Setelah sampai dan lihat langsung mobilnya, ketertarikan saya terhadap mobil tersebut langsung hilang,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026