Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menempati posisi tertinggi. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Magna Charta Politika.
Di posisi kedua ada Partai Demokrat. Selisih 2 partai itu cuma 3,5 persen saja. Hal itu disampaikan Direktur Kajian Magna Charta Politika Wildan Ramadhan.
"Di posisi pertama masih ditempati oleh PDI Perjuangan dengan elektabilitas 17,8 persen, posisi kedua Partai Demokrat 14,3 persen, posisi ketiga ditempati oleh Partai Gerindra yang mengalami penurunan dan menjadi 10,8 persen," jelasnya, dikutip Kamis (12/01/2023).
Usai Gerindra, ada Partai NasDem, Golkar, PKS, PKB, PAN dan PPP. Masing-masing elektabilitasnya 8,1 persen, 7,8 persen, 7,6 persen, 4,3 persen, 2,3 persen dan 1,9 persen.
Sedangkan partai politik (Parpol) di luar parlemen mendapatkan 6,8 persen. Lalu untuk responden yang belum menentukan ada 18,5 persen.
Bukan cuma buat parpol, survei itu juga melakukan hal tersebut untuk calon presiden (Capres). Hasilnya, nama Ganjar Pranowo ada di posisi terbawah.
Di atas nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu ada Agus Harimurti Yudhoyono. Untuk nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berada di posisi atas survei.
"Anies mendapatkan 19,7 persen, Prabowo Subianto 16,8 persen, AHY 11,9 persen, dan Ganjar Pranowo 11,7 persen," ujarnya.
Selanjutnya, Airlangga Hartato mendapatkan dukungan 5,2 persen, Sandiaga Uno 3,5 persen, Ridwan Kamil 2,2 persen, Puan Maharani 2,1 persen, Erick Tohir 0,7 persen, dan Khofifah 0,6 persen, serta yang belum menentukan pilihan sebanyak 25,3 persen.
Survei ini dilakukan dengan memilih acak 2.000 responden dengan margin of error sekira 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 Januari 2023 hingga 10 Januari 2023 dengan mengambil populasi WNI yang memiliki hak pilih dalam Pemilu dari 34 provinsi.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos