Nikita Mirzani angkat bicara soal vonis ringan Richard Eliezer atau Bharada E yang divonis 1,5 tahun penjara. Nikita Mirzani menyebut, kejujuran Richard Eliezer hanya karena takut divonis berat.
Nikita Mirzani menyampaikan hal itu saat live yang dibagikan ulang oleh akun TikTok @nyonyasarahginting pada Kamis (16/02/2023) kemarin.
Saat live, Nikita Mirzani menegaskan pembunuh Brigadir J adalah Richard Eliezer. Bahkan soal kejujuran dan hukuman yang bisa saja dirasakan Bharada E juga dibahas janda anak 3 ini.
"Dia jujur itu karena dia takut dihukum lama-lama padahal dia yang ngebunuh," ucap Nikita Mirzani, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Jumat (17/02/2023).
"Buka mata kalian woy, yang nembak si Joshua sampai meninggal ya si Bharada," tambah Nikita Mirzani.
Video tersebut ditonton lebih dari 144.400 penayangan. Banyak warganet juga memberikan tanggapan soal perkataan Nikita Mirzani itu.
"Dia kenapa nimbrung mulu sih di semua hal yang lagi viral. Pengamat hukum juga bukan, kok ikut-ikut. Kemaren Bunda Corla dibilang ada masalah hukum di Jerman, sekarang nggak terbukti," tulis akun @d******.
"Ya bagus dong jujur, nggak ada beban hidupnya. Mana udah minta maaf ke orang tua Joshua pula. Daripada bohong ikut skenario Sambo malah dibui belasan tahun," komen akun @m*******.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati