Setelah videonya mengaku sebagai pegawai LPSK pengawal Richard Eliezer viral, selebram cantik bernama Tyna Ratu langsung membuat video permintaan maaf.
Tyna Ratu membuat klarifikasi lewat video. Serta berharap netizen bisa memaafkan dan kembali berdamai.
"Di sini aku meminta maaf kepada mba LPSK dan media yang telah meng-up video aku," kata Tyna Ratu dalam postingan di akun Instagram miliknya.
Tyna Ratu mengaku video viral yang dibuat hanya untuk keperluan konten. Serta dukungan untuk Richard Eliezer.
Murni karena kekaguman Tyna Ratu kepada petugas LPSK yang mengawal Richard Eliezer alias Bharada E saat mengawal kasus pembunuhan Brigadir J.
Sebelumnya, Tyna Ratu mengunggah ulang video viral yang hanya sekedar konten tersebut.
"Hai guys, FYI vidio ini just content ya guys. Ka tyna suport ka Icad lewat content," tulis narasi pada Instastory di akun Instagram miliknya.
"Terima kasih buat semua yg slalu suport Kaka ku," tambah unggahan tersebut.
Dalam video di akun Tiktok miliknya @tynaratu, ia menuliskan caption bahwa dirinya petugas LPSK tersebut.
Baca Juga: Top! Tim Fakultas Hukum UGM Tembus 5 Besar Dunia Ajang ICMC
"Me mbak LPSK nya Icad," tulis Tyna Ratu.
Sementara itu dari informasi yang dihimpun, pihak LPSK membantah bahwa Tyna Ratu adalah pegawai LPSK yang mengawal Bharada E. Hal itu disampaikan oleh wakil ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.
Dalam bio di akun Instagram tersebut, Tyna Ratu mengaku tinggal di BSD Tangerang dan seorang single mom. Sejumlah produk iklan ada di postingan Tyna Ratu.
Berita Terkait
-
Sebut Hakim Terbuai, Nikita Mirzani Kritik Keras Vonis Richard Eliezer: Dia Lakukan Pembunuhan!
-
Tyna Ratu Jadi Trending, Akui Salah dan Beri Klarifikasi Bukan Sosok Petugas LPSK Sebenarnya
-
Menengok Pertemuan Ibu Richard dan Ibunda Yosua: Satu Mohon Ampun, Satu Berlapang Dada
-
Kini Serang Bharada E yang Diyakini Bakal Minta Naik Pangkat, Nikita Mirzani Dicibir Artis Kurang Laku
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api di Sergai
-
Bukan Cuma Konsumen, Mengapa Pelaku Usaha Didesak untuk Turut Kurangi Mikroplastik?
-
Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran
-
Limbah PT KIMA Aman atau Bikin Cemas? Fakta Ini Mengejutkan Warga
-
Ulasan Broken Strings: Ketika Cinta Berubah Menjadi Kendali
-
Lagi Diskon di Erafone, Ini 5 Ponsel Terjangkau untuk Pelajar Kurang dari Rp2 Juta Plus Link Beli
-
Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu Terkait Rencana Kerja Sama Olahraga Menembak
-
Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia
-
Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama
-
BBKSDA Sumut: Konservasi Batang Toru Butuh Kolaborasi Semua Pihak