/
Rabu, 22 Februari 2023 | 13:05 WIB
Khaerunnisa, perempuan tolak lamaran pria india berikan klarifikasi

Khaerunnisa, perempuan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengaku sempat bertemu dengan pacarnya Asib Ali di kantor polisi. Setelah lamarannya ditolak oleh orang tua Khaerunnisa.

Bahkan Ali sempat mengajak Khaerunnisa kabur dari rumah. Dalam istilah suku bugis disebut Silariang.

"Tapi saya bilang ndak bisa ka, ndak mau orang tuaku baru ndak mungkin juga kutinggalkan orang tuaku lagi sakit jantung," ujarnya.

Kisal Ali sebelumnya viral di media sosial. Ia mengaku datang jauh dari wilayah Lucknow di India untuk melamar kekasihnya bernama Khaerunnisa di Kecamatan Majauleng, Wajo.

Namun, bukannya disambut dengan bahagia, lamaran Ali ditolak oleh pihak perempuan. Alasannya karena Khaerunnisa sudah dijodohkan dengan pria lain. 

Ali bahkan membawa sejumlah seserahan berupa produk kecantikan dan perhiasan dari India untuk diberikan ke pujaan hatinya.  

Dalam video yang beredar, Ali mengaku sudah menjalin kasih dengan Khaerunnisa selama satu tahun. Mereka berkenalan dan berpacaran lewat media sosial. 

Ali mengaku kerap mengiriminya uang hingga Rp52 juta. Ia pun datang ke Indonesia atas persetujuan pihak perempuan dengan maksud untuk menikah. 

Namun setelah tiba di Indonesia, keluarga perempuan tersebut menolak dengan alasan Khaerunnisa telah dijodohkan dengan pria lain. Ia merasa dibohongi. 

Baca Juga: Di Tengah Kritikan atas Sikapnya, Heechul Super Junior Berdonasi Rp 1 Miliar

"Saya datang dari India ke Indonesia untuk Nisa ketika saya ingin menikahinya, kenapa dia membohongi saya," ujar Ali.

Ali Terlambat Melamar

Khaerunnisa, perempuan yang menolak lamaran pria asal India, Asib Ali, kini muncul ke publik. 

Warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu mengklarifikasi kenapa menolak lamaran Ali. Setelah kisah cintanya viral di media sosial.

Khaerunnisa mengaku sudah menunggu Ali sejak tahun lalu. Ia sempat dijanji oleh kekasihnya itu untuk datang melamar ke Indonesia.

Namun, hingga tahun 2023, Ali tak kunjung datang. Khaerunnisa dan keluarganya pun merasa dibohongi.

"Dari tahun lalu dia janji saya, dia bilang tunggu tiga bulan ke depan, tidak jadi. Dia janji lagi terus tiap bulan mau datang, tapi tidak datang," ujar Khaerunnisa.

Karena merasa dibohongi, Khaerunnisa pun menerima lamaran dari lelaki lain.

"Makanya waktu ada orang lamar ka (saya), Ummiku terima karena kami juga merasa dibohongi. Orang tuaku bilang nanti jadi perawan tua ko, kalau itu terus ditunggu," ungkapnya.

Tidak Pernah Minta Uang

Khaerunnisa, perempuan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang viral karena menolak lamaran pria asal India angkat bicara.

Lewat rekaman suara yang beredar, Khaerunnisa mengklarifikasi ke publik terkait peristiwa yang terjadi.

Dia mengaku tidak pernah meminta uang ke Ali. Kiriman tiap bulan itu atas inisiatif oleh Ali sendiri.

"Saya tidak pernah minta (uang), dia yang selalu kirim. Selalu kutolak, cuma dia paksa," ucapnya.

Jumlahnya pun tidak sampai Rp52 juta, tapi hanya Rp9,5 juta. Uang itu bahkan sudah dikembalikan saat mereka bertemu di kantor polisi, tapi ditolak.

"Dia tidak mau (terima), malah dilempar di kantor polisi," ungkapnya.

kata Khaerunnisa, uang itu digunakan untuk membeli HP, kosmetik dan kuota internet. Sebab, jika pesan singkatnya tidak dibalas, Ali selalu mengancam.

"Intinya itu uang saya pakai untuk dia sendiri karena kalau ndak dibalas chatnya, selalu mengancam mau bunuh diri sampai iris-iris tangannya," sebutnya.

Load More