Syarifah Khaerunnisa mengaku pernah ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menunggu Asib Ali selama dua hari. Sampai kehabisan uang menunggu di bandara.
Bahkan orang tua Syarifah pun tidak tahu keberangkatan Syarifah ke Makassar. Hingga dilaporkan hilang oleh keluarga.
Karena Asib Ali tidak datang, Syarifah menganggap Asib Ali tidak serius. Syarifah lantas pulang ke Wajo dan melanjutkan komunikasi lewat HP.
Satu minggu kemudian, giliran Asib Ali datang ke Wajo. Sampai tengah malam di kampung halaman Nisa -- sapaan bagi Syarifah Khaerunnisa.
Kehadiran Asib Ali pun membuat heboh warga kampung. Karena Asib Ali tiba di depan masjid Massumpangnge, Desa Watangrumpia, Kecamatan Majauleng.
Namun belum bisa bertemu Nisa. Karena orang tua Nisa menolak mempertemukan mereka.
Hingga akhirnya informasi keberadaan WNA Asib Ali di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, sampai ke Aipda Ambo Dalle, Bhabinkantibmas Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Proses Mediasi
Ambo Dalle yang tiba di lokasi berusaha melakukan mediasi antara Asib Ali dengan keluarga Syarifah Khaerunnisa. Namun orang tua Syarifah menolak. Dengan alasan tidak cocok dan sudah ada yang melamar Syarifah.
Baca Juga: Tolak Lamaran Pria India, Ibu Syarifah Haerunissa Pamer Punya Sawah Dan Kebun
Karena sudah tidak ada solusi, Ambo Dalle meminta Asib Ali ke Polsek Majauleng. Dengan alasan keamanan. Karena Asib Ali ngotot mau bertemu dengan Syarifah.
Di kantor polisi, Ambo Dalle menghubungi keluarga Syarifah untuk datang bertemu. Kakak laki-laki Syarifah datang membawa guru bahasa Arab. Untuk berkomunikasi dengan Asib Ali.
Selain bahasa India, Asib Ali juga mahir berbahasa arab.
Kemudian Ambo Dalle berusaha mendatangkan Syarifah. Tapi keluarga memberi syarat harus ada jaminan keamanan. Syarifah juga tidak boleh dipertemukan hanya berdua. Harus ada yang mendampingi.
Asib Ali kemudian dijemput oleh Intel Polres Wajo untuk diusahakan mediasi di Polres Wajo.
Di Polres Wajo, keluarga Syarifah datang membawa uang Rp10 juta. Ingin mengembalikan semua uang yang pernah ditransfer ke Khairunnisa. Namun Asib Ali menolak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui