Syarifah Khaerunnisa perempuan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengaku kenal Asib Ali lewat grup WhatsApp Hijrah. Sekitar 1,5 tahun lalu.
Hal ini disampaikan Khaerunnisa saat bertemu Aipda Ambo Dalle Bhabinkantibmas Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Setelah lama kenal, Asib Ali suka hingga berlanjut pada komunikasi pribadi dengan Khaerunnisa.
Sehingga ada harapan yang diberikan kepada Asib Ali untuk datang melamar. Namun diberikan jangka waktu.
Kepada Ambo Dalle, Syarifah mengaku pernah ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menunggu Asib Ali selama dua hari. Sampai kehabisan uang menunggu di bandara.
Bahkan orang tua Syarifah pun tidak tahu keberangkatan Syarifah ke Makassar. Hingga dilaporkan hilang.
Karena Asib Ali tidak datang, Syarifah menganggap Asib Ali tidak serius. Syarifah pun pulang ke Wajo dan melanjutkan komunikasi lewat HP.
Satu minggu kemudian, giliran Asib Ali datang ke Wajo. Sampai tengah malam di kampung halaman Nisa -- sapaan bagi Syarifah Khaerunnisa.
Kehadiran Asib Ali pun membuat heboh warga kampung. Karena Asib Ali tiba di depan masjid Massumpangnge, Desa Watangrumpia, Kecamatan Majauleng.
Baca Juga: Tolak Lamaran Pria India Untuk Anaknya, Ibu Gadis Wajo : Bukan Anak Saya Matre
Namun belum bisa bertemu Nisa. Karena orang tua Nisa menolak mempertemukan.
Hingga akhirnya informasi keberadaan WNA Asib Ali di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, sampai ke Aipda Ambo Dalle.
Proses Mediasi
Ambo Dalle yang tiba di lokasi berusaha melakukan mediasi antara Asib Ali dengan keluarga Syarifah Khaerunnisa. Namun orang tua Syarifah menolak. Dengan alasan tidak cocok dan sudah ada yang melamar Syarifah.
Karena sudah tidak ada solusi, Ambo Dalle meminta Asib Ali ke Polsek Majauleng. Dengan alasan keamanan. Karena Asib Ali ngotot mau bertemu dengan Syarifah.
Di kantor polisi, Ambo Dalle menghubungi keluarga Syarifah untuk datang bertemu. Kakak laki-laki Syarifah datang membawa guru bahasa Arab. Untuk berkomunikasi dengan Asib Ali.
Berita Terkait
-
Tolak Lamaran Pria India Untuk Anaknya, Ibu Gadis Wajo : Bukan Anak Saya Matre
-
Syarifah Khaerunnisa Menunggu Asib Ali di Bandara Makassar Selama 2 Hari, Sampai Kehabisan Uang
-
Meski Sudah Viral, Pria India yang Lamarannya Ditolak Enggan Jadi Influencer di Indonesia
-
Pria India yang Lamarannya Ditolak Ngaku Belum Bisa Move On dari Gadis Wajo: Gak Bisa Mikir Selain Dia
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Foto Wanita Ditemukan Bersama Darah dan Buhul Santet, Korban Muncul di Medsos
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS