/
Jum'at, 10 Maret 2023 | 10:28 WIB
Venna Melinda dan Kuasa Hukumnya ([Youtube/Was Was])

Venna Melinda sempat dikabarkan datang seorang diri ke Polda Jatim untuk menemui Ferry Irawan.

Hal ini diungkapkan oleh Ibunda Ferry Irawan, Hariati. Pihaknya mengungkapkan jika kedatangan Venna itu untuk mengintimidasi Ferry Irawan agar mengakui soal KDRT.

Kepada Hariati, Ferry Irawan mengaku dijanjikan kebebasan dari sel tahanan jika mau mengakui perbuatan KDRT.

Pernyataan Hariati itu sontak dibantah oleh Venna Melinda. Ia mengatakan jika tidak benar adanya soal pertemuannya yang hanya ada Ferry dan dirinya.

“Ya nggak mungkin lah, nggak ada pertemuan 4 mata,” ungkap Venna.

Kuasa hukum Venna Melinda, Noor Akhmad Riyadhi menerangkan bahwa tujuan kedatangan kliennya ke Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu untuk melengkapi berkas, bukan untuk memaksa Ferry Irawan mengakui tindak KDRT.

"Gimana cara maksa, cara intimidasi. Ya nggak mungkin lah seorang perempuan mengintimidasi terlapor atau sudah tersangka. Apalagi yang meminta restorative justice adalah dari pihak Pak Ferry. Nggak mungkin Bu Venna mengintimidasi. Gimana caranya mengintimidasi," tutur Noor.

Noor Akhmad Riyadhi juga mengatakan bahwa Venna Melinda tak sendirian ketika menemui suaminya.

“Nggak ada pertemuan 4 mata. Jadi pada saat Restorative Justice itu yang ada cuman Bu Venna, Kuasa Hukum ada rekan saya tapi itu harus menunggu diluar,” urainya.

Baca Juga: Tak Tega Melihat Ferry Irawan Terus Menangis, Mami: Ferry Diintimidasi Sama Venna, Suruh Ngaku KDRT

“Bu Venna, Pak Ferry, Pak Dir, Pak kanit, dan ibu penyidik. Di dalam Cuma berlima,” tambahnya.

Noor Akhmad Riyadhi memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak di luar sana yang menyebarkan hoaks.

Terutama jika masih berkoar-koar soal intimidasi yang dilakukan Venna Melinda.

Load More