Mandalika sendiri merupakan putri cantik yang menghanyutkan diri ke laut lepas supaya terhindar dari peperangan antar pangeran yang memperebutkan dirinya.
Tradisi Bau Nyale diselenggarakan di sepanjang pantai bagian selatan hingga ke timur. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, banyak atau tidaknya nyale yang muncul diyakini sebagai pertanda banyak tidaknya hasil panen para petani di tahun itu.
4. Dugderan di Jawa Tengah
Memasuki bulan suci Ramadan, ada hal menarik yang dilakukan oleh warga Semarang dalam menyambut bulan ini. Mereka mempunyai tradisi unik yang disebut dugderan yang telah ada sejak masa kepemimpinan Bupati Kyai Raden Mas Tumenggung Purbaningrat.
Tradisi ini pada awalnya muncul akibat perbedaan pendapat masyarakat mengenai penetapan dimulainya Ramadan. Tradisi dugderan diawali dengan upacara dan penampilan para penari, lalu disusul oleh arak-arakan warak ngendog, atraksi warak ngendog, dan parade menuju Masjid Kauman Semarang atau Masjid Agung Jawa Tengah.
5. Seba di Banten
Suku Badui dari Lebak, Banten ternyata memiliki tradisi unik yang jarang diketahui banyak orang lho, yakni upacara Seba. Upacara ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah kepada Yang Maha Kuasa, serta harapan akan keselamatan.
Upacara ini juga bisa diartikan sebagai kunjungan resmi masyarakat Badui setelah musim panen, dimana masyarakat BaduI menyerahkan hasil panen mereka ke bupati dan pemerintah menyerahkan bingkisan juga pada perwakilan masyarakat Badui.
Baca Juga: Bangga! Kampus Tanah Air jadi Kampus Nomor 1 di Asia Tenggara 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati