Hotman Paris Hutapea mengaku mendadak butuh konsultasi dengan dokter kejiwaan. Setelah mendapat kritik dari Nikita Mirzani.
"Hari ini Hotman akan konsultasi dengan dokter pribadi Hotman di Singapura via Zoom. Hotman merasa ada ketidakstabilan mental, ada sedikit masalah kejiwaan di Hotman," ujar Hotman Paris Hutapea di Instagram, Selasa (28/3/2023).
Hotman Paris Hutapea seolah mempertanyakan kebiasaan Nikita Mirzani ikut campur urusan orang lain. Hanya saja, hal itu ia gambarkan lewat dirinya sendiri.
"Hotman sekarang jadi terbiasa nyinyirin orang lain, suka ikut campur masalah orang lain. Nyinyir melulu, padahal masalah saya sendiri belum tentu beres," tutur Hotman Paris Hutapea.
"Apa yang salah dalam diriku? Kenapa aku jadi suka nyinyirin orang lain yang bukan urusanku?" lanjutnya.
Hotman Paris Hutapea turut mengungkap kekhawatiran bakal kehilangan pekerjaan di televisi.
Diduga, hal itu berkaitan dengan Nikita Mirzani yang sudah sejak lama tidak punya program acara televisi akibat kontroversinya.
"Makanya saya perlu konsultasi dengan dokter saya di Singapura. Takutnya nanti klien saya kabur atau TV nggak mau lagi makai saya," kata Hotman Paris Hutapea.
Hotman Paris Hutapea menutup pernyataannya dengan meminta doa agar tetap diberi kesehatan secara fisik maupun psikis.
Baca Juga: Bersembunyi di Wilayah Bogor, Tersangka Kasus Penganiayaan di Palmerah Ditangkap
"Doakan Hotman sehat walafiat ya, soalnya sudah mulai agak aneh, rada-rada gitu," ucap Hotman Paris Hutapea yang disambut tawa orang di belakang kamera.
Sebagaimana diketahui, Nikita Mirzani kembali menuai kontroversi setelah melontarkan kritik pedas ke Hotman Paris Hutapea belum lama ini.
Dalam pernyataannya, Nikita Mirzani menyinggung keputusan Hotman Paris Hutapea membela Teddy Minahasa yang diduga karena faktor bayaran besar.
"Urus itu si Teddy Minahasa yang benar. Jangan sampai kalah, karena Bang Hotman lawyer pembela perusak generasi bangsa. Bandar narkoba kok dibela," kata Nikita Mirzani.
"Nggak usah bela rakyat miskin cuma buat pencitraan. Perusak generasi bangsa dia bela karena bayarannya gede," sambung ibu tiga anak itu.
Nikita Mirzani juga menyebut Hotman Paris Hutapea sudah kehilangan wibawanya karena terlalu sering bermain gimmick tidak penting.
"Sudah nggak ada wibawa lagi seorang Hotman Paris. Dari yang dilaporkan karena pelecehan, lalu jadi lawyer bandar narkoba dan sekarang keseringan gimmick murahan," papar Nikita Mirzani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang