Baru-baru ini penyanyi Aura Kasih dituduh pindah agama oleh netizen lantaran menjalani salah satu ritual di Bali yaitu melukat.
Bahkan cara berpakaian Aura Kasih bak orang Hindu itu juga menuai kontroversi.
“Urusan agama itu antara individual dan Tuhannya masing-masing,” ungkap Aura Kasih.
Namun, pelantun Mari Bercinta itu terlihat santai dan menanggapinya dengan tegas.
Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan bukan semata-mata mengatasnamakan agama.
“Orang beda-beda ya, kayak melukat gitu kan ya jangan mengatasnamakan hindunya, itukan ritual lebih ke secara kebudayaan,” ucapnya.
Aura Kasih mengaku, jika apa yang telah dilakukan hanyalah mengatasnamakan budaya.
"Jadi, aku kemarin melukat itu ya mengatasnamakan budaya bukan agama,” tegasnya.
Sementara itu soal baju kebaya yang ia kenakan saat di Bali, Aura Kasih mengatakan jika ia ingin melestarikan baju daerah.
Baca Juga: Artis Inisial R, Laki-laki OKB di Jakarta Dan Berhubungan Dengan Keluarga Rafael Alun
“Saya ke Bali itu kan memang suka kebayaan, karena satu-satunya menurut aku selain di Jawa Tengah yang masih pakai baju daerah itu ya Bali,” ujarnya.
“Tapi kita bilang itu baju kebaya dan baju daerah ya, bukan untuk pindah agama,” sambungnya.
Aura Kasih tidak ambil pusing soal hujatan netizen di media sosial.
“Nggak papa nggak salah juga, mereka punya opini masing-masing, itu hak mereka untuk mengutarakan opini, entah baik atau nggak,” aku Aura Kasih.
“Tapi kitanya ya jangan baper, ya udah gitu,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati