Unggahan Aura Kasih terlihat tengah membawa sesajen di bawah air terjun menuai komentar netizen.
Aura Kasih tampil cantik dalam balutan kebaya yang dipadukan dengan kain jarik. Ia juga memakai selendang di bagian perut serta menyelipkan bunga di atas telingnya.
Momen tersebut diduga diabadikan ketika Aura Kasih menjalani ritual Melukat. Melukat adalah upacara pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia. Upacara ini dilakukan secara turun-temurun oleh umat Hindu sampai sekarang.
Aura sendiri tak memberikan banyak keterangan terkait foto tersebut. Ia hanya menyinggung soal budaya dan keyakinan di kolom caption.
"Budaya adalah seni yang diangkat menjadi seperangkat keyakinan," tulis Aura Kasih dalam unggahan terbarunya, Sabtu (18/2/2023).
Sudah bisa ditebak, unggahan Aura Kasih langsung membuat netizen gaduh di kolom komentar. Mereka menuliskan beragam komentar usai melihat postingan sang artis.
"Budaya + keyakinan??? Kok jadi gini si teteh aduh kunaon jadi kie ini udah termasuk log out maaf beribu ribu maaf bukan sok atau lebih faham ilmu ke agamaan," komentar netizen.
"Jangan di sama kan budaya dan keyakinan," tegur yang lain. "Hati-hati kalau sudah menyangkut keyakinan...dalam Islam tidak boleh," kata netizen lagi. "Keyakinan bukan budaya," komentar Netizen lain.
Di sisi lain, banyak juga netizen yang memberikan pembelaan untuk Aura Kasih. Mereka menilai netizen terlalu ribet mengurusi hidup para artis, termasuk hidup Aura Kasih.
Baca Juga: Terlacak Masuk Boston AS, Dosen UII Tidak Hilang, Tapi Ubah Rute
Melukat merupakan sebuah tradisi pembersihan diri dan jiwa. Ritual pembersihan diri ini sekarang bukan hanya sebatas ritual keagamaan saja, tetapi sudah menjadi bagian dari daya tarik wisata. Sehingga ada banyak wisatawan yang melakukan tradisi ini terlepas dari keyakinan yang mereka anut.
Ritual ini dilakukan untuk diambil manfaatnya bagi kesehatan mental sehingga sejatinya merupakan kegiatan yang positif.
Ritual Melukat adalah sebuah upacara pembersihan jiwa dan pikiran manusia secara spiritual. Secara bahasa Melukat memiliki asal kata sulukat, su sendiri artinya baik sedangkan lukat adalah pensucian. Maknanya ritual yang sudah menjadi tradisi ini berguna untuk menghilangkan dan membersihkan pikiran kotor, kejenuhan, hingga pengaruh ilmu hitam yang mungkin dialami.
Jadi orang yang menjalani ritual Melukat bisa memiliki kehidupan yang nyaman, tentram, tenang, dan bahagia, serta damai. Tujuan inilah yang membuat banyak orang percaya jika Melukat bermanfaat untuk kesehatan mental orang yang melakukannya.
Sebagaimana diungkap sebelumnya, Melukat sekarang bukan sekadar ritual tapi menjadi bagian dari daya tarik wisata di Bali. Awalnya Melukat dilakukan ketika bulan purnama, tapi dari sisi wisata ritual ini bisa dilakukan ketika turis berkunjung. Ritual ini sendiri sudah dijalankan secara turun temurun oleh umat Hindu. Melukat dilakukan di Pura Tirtha Empul, Tampaksiring, Bali.
Berita Terkait
-
Cepat Move On? Putus dari Thariq, Fuji Malah Dijodohkan Netizen dengan El Rumi
-
Kang Emil Sebut Mending Jadi Cowok Mapan daripada Tampan, Netizen: Bener Banget!
-
Aura Kasih Doa di Bawah Air Terjun dan Bawa Sesajen, Warganet Sarankan Ucap Syahadat Lagi
-
Ameena Mendadak Jatuh saat Sesi Pemotretan, Warganet Soroti Reaksi Aurel Hermansyah dengan Suroh
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!