Peristiwa pemukulan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka Timur beredar luas di jejaring media sosial. Namun, hingga kini belum ada penyelesaian dari Pemda Kolaka Timur.
Video pemukulan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan oleh kabidnya beberapa waktu lalu menuai kesan yang negatif bagi dunia pendidikan di Kolaka Timur.
Dinas Pendidikan yang bertugas manajerial pendidikan tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah dasar, harusnya mampu menjadi teladan dalam hal profesionalisme dan etika lembaga. Bukan sebaliknya, mempertontonkan nilai-nilai amoral dan bahkan mengarah pada ketidakprofesionalan.
Mengutip Telisik.id, pemicu terjadinya pemukulan dikarenakan ada beberapa program dari Bidang Kebudayaan yang PPTK-nya tidak diberikan kepada Kabid Muchtar Syamsudin, melainkan diberikan kepada Kapala Seksi Budaya Permuseuman.
Semua program tersebut, PPTK-nya adalah Kepala Seksi Budaya Permuseuman. Berdasarkan keterangan dari Kabid Kebudayaan Muchtar Syamsudin, RKA tahun 2023 dirinya yang menyusun, membuat dan mengusulkan.
"Saat penyusunan RKA 2023 saya sudah sampaikan ke staf subid namun ia mengaku belum tau cara menyusun RKA dengan alasan ia belum pernah menyusun sebelumnya," ujar Muchtar Syamsudin.
Ia juga mengatakan, setelah program atau kegiatan ini sudah berjalan, ternyata penunjukan PPTK bukan dirinya, melainkan kasubid-nya.
"Saya rasa ini ada faktor sentimen pribadi saja dari kadis kepada saya," tambahnya.
Muchtar Syamsudin menuturkan, dirinya mulai mis komunikasi dengan kepala dinas sejak kegiatan Festival Tenun di Kota Baubau Desember tahun lalu.
Baca Juga: Erick Thohir: Ada Ketidakkonsistenan Operator LIB soal Bonus Juara Liga 1
"Sejak pulang dari Baubau saya sudah tidak pernah dilibatkan lagi dalam kegiatan dinas," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, selama memasuki tahun 2023 Kadis Pendidikan dan Kebudayaan tidak pernah melakukan rapat staf, pejabat maupun pegawai Dikbud.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Herman Amin L mengatakan, penunjukan PPTK itu adalah kewenangan dari kepala dinas.
"Saya menunjuk PPTK dengan melihat rekam jejak yang telah dikerjakan," ungkapnya.
Ia mengatakan, dirinya akan menggunakan (Muchtar Syamsudin) sebagai PPTK jika program yang ia laksanakan sebelumnya berjalan dengan bagus.
"Harusnya ini dijadikan evaluasi untuk dia bisa berbenah," tambahnya.
Berita Terkait
-
Viral Jukir di Medan Aniaya Driver Taksi Online, Polisi Tangkap Pelaku
-
Mirip Aksi Mario Dandy, Pria Baju Hitam Ikut Injak dan Tendang Bocah Saat Tawuran di Jaktim
-
Viral Polisi Pukul Polisi di Medan, Pelaku Ditangkap
-
Viral Pengendara Motor Pukul-Ludahi Pria di Medan Gegara Tak Terima Disalip, Polisi Bilang Begini
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
BRI Dukung Program Perumahan Nasional untuk Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat
-
Sindikat Mafia Dapur MBG di Ciamis! Setor Rp 135 Juta Demi "Klik" Titik Koordinat
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun, Perkuat Dukungan pada Program Perumahan Nasional
-
Hingga Februari 2026, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun untuk Perumahan Nasional
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Modus Kurir Sabu 71 Kg di Merak Terbongkar, Polisi Gagalkan Peredaran Saat Ramadan
-
Dukung Kebijakan Hemat Energi, Komisi X DPR: Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas