- Askrindo & BPD Kalteng kerja sama asuransi KUR untuk perkuat UMKM.
- Melindungi 278.588 usaha mikro Kalteng, terutama di sektor penyangga IKN.
- Mitigasi risiko kredit guna dorong inklusi keuangan dan skalabilitas UMKM.
Suara.com - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus membuktikan perannya sebagai tulang punggung ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Menanggapi potensi besar tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng) dalam penyediaan layanan Asuransi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Umum.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada akhir Januari 2026 di Jakarta sebagai langkah nyata memperkuat ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah strategis nasional tersebut.
Berdasarkan data Portal Satu Data Kalimantan Tengah, jumlah usaha mikro di provinsi ini mencapai 278.588 unit pada periode 2023–2024. Besarnya basis ekonomi rakyat ini memerlukan dukungan modal yang aman. Melalui sinergi ini, Askrindo memberikan perlindungan risiko kredit bagi perbankan serta mitigasi risiko aset dan operasional bagi pelaku usaha.
Sektor-sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, dan logistik yang menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyatakan bahwa perlindungan risiko adalah kunci agar perbankan lebih percaya diri dalam menyalurkan kredit.
"Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk tumbuh berkelanjutan. Dengan adanya asuransi, perbankan memiliki rasa aman, dan UMKM di sektor strategis seperti food estate dapat memperluas skala bisnisnya," ujar Budhi.
Selain proteksi, Askrindo juga berkomitmen meningkatkan literasi asuransi bagi pelaku usaha di Kalteng agar mereka lebih tangguh menghadapi dinamika pasar. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang masif bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional secara inklusif.
Baca Juga: Naik 98%, BCA Digital Raup Laba Bersih Rp 213,4 Miliar di 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya
-
BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
-
Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS
-
Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan
-
Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah
-
Harga Minyak Premium Naik, Mendag Sebut Dipicu Lonjakan CPO Dunia