Perseteruan antara ibunda Indah Permatasari, Nursyah dengan Arie Kriting rupanya terus berlanjut dan tak ada hentinya.
Di momen Hari Raya Idul Fitri yang notabennya saling berjabat tangan dan saling memaafkan justru tak berlaku bagi keduanya.
Nursyah justru terlihat emosi di sosial medianya, dan menyentil soal sang buah hati yang tidak mengucapkan selamat lebaran kepadanya.
“Jangankan ucapkan lebaran, ketemu saja beberapa bulan yang lalu cuman lewat gitu aja,” ujarnya di sosial media.
Seolah geram dengan perlakuan sang buah hati, Nursyah hingga menyebut bahwa putrinya sudah diguna-guna oleh Arie.
“Yang dikepalanya Indah, yang dimukanya Indah itu cuman si Kribo doang,” jelasnya.
“Kalo sudah sampai disana otaknya sudah mati, dikasih mandi dikasih makan sama air setan,” tambahnya.
Nursyah menyebutkan bahwa sikap Indah yang berubah drastis kepada dirinya dituding lantaran sudah dipengaruhi guna-guna.
“Kakinya si Indah di rantai terus kayak mak lampir, supaya ikut terus sama si Kribo,” ungkapnya.
Baca Juga: Netizen Sebut Wajahnya Mirip Dengan Arie Kriting, Nursyah: Sudah, Saya Sudah Pasrah
Atas tudingan telaknya kepada Arie Kriting terkait guna-guna atau santet, Nursyah bahkan menyebutkan bahwa dirinya memiliki sejumlah bukti kalau Arie menyantet putrinya.
“Saya tidak seudzon, saya punya bukti otentik. Kribo pakek jampi-jampi supaya Indah Permata Sari tidak bisa pulang ke rumah,” ujarnya.
“Nggak begitu Indah itu dulu, jangankan marah sama saya, nengok dengan muka kasar aja nggak mau, bukan Indah itu,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Jose Mourinho Sepakat Kembali Latih Real Madrid dengan Kontrak Dua Tahun
-
LPSK Minta Laporan Balik Erin Taulany terhadap eks ART Dihentikan
-
Oknum Polisi di Samarinda Jadi 'Sniper' Sindikat Narkoba Gang Langgar
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung