Seorang tersangka pencabulan anak di bawah umur, Rian Antoni (40) baru-baru ini menjadi sorotan publik.
Hal itu lantaran aksinya melakukan sumpah pocong untuk membuktikan dirinya tidak bersalah.
Bahkan, pria asal Palembang, Sumatera Selatan itu sampai melakukan sumpah pocong sebanyak dua kali.
Sebelumnya, Rian Antoni diduga melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 5 tahun hingga sang anak mengalami trauma berat.
Meski sudah melakukan sumpah pocong, nyatanya hal tersebut tidak membebaskannya dari jerat hukum.
Rian Antoni tetap ditangkap oleh kepolisian Polda Sumsel bahkan dirinya ditangkap saat masih menggunakan kostum pocong.
Kepolisian setempat berpendapat, aksi Rian Antoni melakukan sumpah pocong tidak mempengaruhi proses hukum yang sudah berjalan.
Dalam video yang beredar, aksi Rian melakukan sumpah pocong itu ditonton oleh banyak orang dan menjadi viral.
Netizen yang melihat aksi tersebut pun merasa heran dan menganggap aksi tersebut tidak berguna sama sekali.
Baca Juga: Waduh! Laga Timnas Indonesia vs Argentina Masih Bisa Batal, Erick Thohir Ungkap Sebabnya
"fungsinya sumpah pocong biar apa si? klo penyelidikan udah ada bukti2 dia salah ya langsung proses, kenapa pake sumpah pocong segala dah, kek jaman majapahit aja," tulis akun @ayanaprat****.
"lagian masih ada yg percaya hal2 begini," tambah akun @juliant8***.
"Saya aja tidak yakin sumpah pocong bisa membuktikan sesorang salah atau tidak, apalagi polisi.. Mereka bekerja berdasarkan alat bukti yg ada.. Klo memang memenuhi unsur pidana ya pasti proses..," geger akun @otuzdban****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri