Beredar kabar 5 menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat kasus korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G. Kabar tersebut beredar dalam bentuk video.
Unggahan video dengan judul seperti klaim tersebut ternyata merupakan konten dengan koneksi yang salah. Faktanya, judul pada unggahan itu tak sesuai dengan isi dan narasi dalam video.
Narasi yang dibuat adalah “GEGER MALAM INI || JOKOWI NGMUK, 5 MENTRINYA TERLIBAT KASUS KORUPSI BTS HAMPIR 40 TRILIUN”.
Kabar itu diunggah di Channel YouTube Kabar News pada 7 Juni 2023 kemarin. Disebutkan, Presiden Jokowi mengamuk lantaran 5 menterinya terlibat kasus korupsi proyek penyediaan menara BTS yang merugikan negara hampir Rp 40 triliun.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya judul pada unggahan tersebut tak sesuai dengan isi dan narasi dalam video.
Berbeda dengan keterangan judul yang mengklaim hal itu, nyatanya video memberitakan mengenai 5 kasus korupsi berbeda yang melibatkan menteri kabinet Jokowi. Yah, 5 menteri yang terseret kasus korupsi itu adalah:
1. Idrus Marham (Mensos) terima suap 2,25 M atas proyek PLTU Riau-1
2. Imam Nahrawi (Menpora) terima suap 26,5 M atas penyaluran dana hibah KONI
3. Edi Prabowo (KKP) terima suap 25,7 M atas izin ekspor benih lobster
Baca Juga: CEK FAKTA: Zulhas Kekeh Dukung Anies, Ratusan Kader PAN Bakar dan Segel Kantor DPW
4. Juliari Batubara (Mensos) terima gratifikasi bantuan sosial penanganan COVID-19 sebesar 32,4 M
5. Johnny G. Plate (Menkominfo) merugikan negara hingga 8 T atas kasus penyediaan menara BTS 4G
Sementara itu, dalam kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo yang melibatkan 7 tersangka. Nyatanya hanya 1 menteri Jokowi saja yang terlibat didalamnya, yakni Johnny G. Plate.
Sedangkan 6 orang tersangka lainnya yakni meliputi 2 orang direktur utama, seorang komisaris beserta 1 orang kepercayaannya, seorang tenaga ahli Human Development, dan seorang account director.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh channel YouTube Kabar News merupakan konten dengan koneksi yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris