Saat perayaan Idul Adha, Anda dapat melihat sejumlah keunikan warga Indonesia. Berikut tradisi unik di beberapa daerah menjelang Idul Adha:
1. Manten Sapi, Pasuruan
Manten Sapi merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat Pasuruan, Jawa Timur untuk menghormati hewan kurban yang akan disembelih.
Menariknya, sapi-sapi warga yang hendak dijadikan kurban akan didandani secantik mungkin layaknya pengantin.
Hewan-hewan kurban tersebut akan diberikan kalung bunga tujuh rupa, lalu dibalut dengan kain kafan, serban dan sajadah. Selain untuk membungkus jenazah sebelum dimakamkan, kain kafan juga menjadi tanda kesucian orang yang berkurban.
Semua sapi yang sudah didandani akan diarak oleh ratusan warga menuju masjid setempat untuk diserahkan kepada panitia kurban. Setelah sapi disembelih, biasanya ibu-ibu akan turut memeriahkan tradisi ini dengan membawa bumbu masak dan peralatan dapur untuk acara makan bersama pasca penyembelihan hewan kurban.
Selain digunakan sebagai sarana untuk mensyiarkan agama, manten sapi juga berguna sebagai alat komunikasi dalam menjaga tradisi lokal di Pasuruan.
2. Grebeg Gunungan, Yogyakarta
Yogyakarta juga memiliki tradisi unik dalam merayakan Idul Adha bernama grebeg. Grebeg artinya perayaan rutin yang diadakan masyarakat Jawa, terutama Yogyakarta, untuk memperingati peristiwa penting.
Baca Juga: Beraksi Sejak Akhir Tahun 2022, Empat Tersangka Perdagangan Bayi Pasang Harga hingga Rp 23 Juta
Grebeg juga dilangsungkan pada setiap hari-hari besar di dalam agama Islam. Saat Grebeg Gunungan, tiga buah gunungan (pareden) berisi berbagai makanan dan hasil bumi akan diarak dari keraton menuju masjid untuk upacara pembacaan doa.
Acara puncaknya adalah pada saat warga memperebutkan ketiga gunungan dengan penuh semangat. Mereka percaya bahwa makanan yang berhasil diambil dari gunungan bisa mendatangkan rezeki.
3. Mepe Kasur, Banyuwangi
Masyarakat Using yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur juga menyambut hari raya Iduladha dengan tradisi unik. Tradisi yang dikenal dengan Mepe Kasur atau menjemur kasur ini selalu diadakan setiap mendekati Idul Adha.
Menariknya, proses menjemur kasur harus dilakukan secara serentak sejak pagi hari di depan rumah masing-masing. Mereka akan membalik kasur sesekali menggunakan tebah atau sapu lidi agar kembali bersih. Mepe Kasur menjadi cara masyarakat setempat menghormati datangnya bulan Dzulhijjah.
Warga juga percaya bahwa tradisi menjemur kasur menjadi cara untuk menolak bala, sekaligus menjauhkan segala hal-hal buruk dari rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Wardah Tinted Sunscreen Perlu Ditimpa Bedak atau Tidak? Ini Penjelasan Berdasar Klaim Produk
-
Ada Ketegangan di Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Lawan Singapura? Herdman Bilang Begini
-
Skenario Lolos Dramatis Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Ujung Tanduk?
-
Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya
-
Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk
-
Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel