Gunung Kemukus di Sragen, Jawa Tengah, disebut jadi tempat ritual aneh dan menyimpang para peziarah. Mereka melakukan hubungan seks bukan dengan pasangan sah secara massal.
Ritual seks di Gunung Kemukus berupa hubungan intim bukan dengan suami atau istri sah. Gilanya, dilakukan secara masal di alam terbuka. Tidak peduli itu merupakan perbuatan terlarang dalam agama.
Di gunung itu setiap malam, ratusan pasangan bukan suami istri disebut bergumul dalam sarung di alam terbuka.
Semua melakukan ritual berhubungan layaknya suami istri. Menurut keyakinan para peziarah itu, jika melakukan ritual seks di Gunung Kemukus sebagai syarat ziarah di sana, maka segala keinginannya terutama untuk kaya bisa tercapai.
Gunung Kemukus berada di Desa Pendem, Kecamatan Sumur Lawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Ritual seks di Gunung Kemukus ternyata sudah ada sejak lama. Orang-orang yang datang ziarah ke sana tujuannya sama. Ingin kaya, mudah, dan berlimpah rezeki.
Para peziarah datang berziarah ke sebuah makam orang yang konon sakti di masa hidupnya, yakni Pangeran Samudra, dari kerajaan Demak.
Kisahnya, sang pangeran jatuh cinta kepada ibunya sendiri yaitu Raden Ayu Ontrowulan.
Tentu ini mendapat reaksi dari ayahnya hingga Pangeran Samudra diusir dari kerajaan. Pangeran Samudra kemudian mengembara dalam keadaan merana hingga sampai di Gunung Kemukus.
Baca Juga: Profil Dew Jirawat, Aktor Thailand Pemeran Nai di Series 'Home School'
Di gunung itulah Pangeran Samudra meninggal dunia. Raden Ayu Ontrowulan yang menyusul ke Gunung Kemukus juga meninggal di sana.
tradisi tersebut direstui oleh pemangku kebijakan lantaran besarnya pemasukan dan retribusi. Letaknya berada di kompleks pemakaman Pangeran Samudro 300 meter di atas permukaan laut.
Pada malam satu Suro, ribuan peziarah berkumpul di lokasi tersebut. Bahkan, mereka disebut-sebut berasal dari ibu rumah tangga, karyawan swasta, sampai aparatur sipil negara.
Tradisi seks ini dilakoni sebanyak tujuh kali berturut-turut pada Kamis Pahing, Jumat Pon, Jumat Kliwon dan saat malam satu Suro. Mirisnya, banyak yang hubungan seks dilakukan bukan pasangan suami istri.
Mereka berhubungan badan dengan sesama peziarah dan bahkan bisa juga dengan memakai jasa pekerja seks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN