Raffi Ahmad mencurahkan hati terkait penyesalan terbesarnya dalam hidup.
Rupanya, penyesalan itu adalah terkait foto keluarga yang diminta ayahnya.
Sebagai informasi, Ayah Raffi Ahmad, Munawar Ahmad telah meninggal dunia di umur 46 tahun, tepatnya saat Raffi Ahmad berusia 16 tahun.
Menurut Raffi, sebelum meninggal dunia, ayahnya itu meminta foto keluarga.
Saat itu, Raffi yang berasal dari Bandung itu sudah terjun di dunia entertain dan tinggal di Jakarta.
"Ini penyesalan aku seumur hidup. Jadi papah aku tuh cuma minta foto keluarga doang," kata Raffi Ahmad, dikutip dari akun Instagram @lambegosiip, Sabtu (8/7/2023).
Kala itu, dirinya sangat ingat bahwa sang ayah menelepon dan memintanya untuk foto keluarga di Bandung.
Raffi pun kemudian menanyakan kapan dan menawarkan berfoto di hari Minggu.
"Jadi aku inget dia minta 'Ayuk foto bareng yuk, di Bandung'.
Baca Juga: Ramai Disebut Jadi Sarang Narkoba, Blok G Pasar Tanah Abang Bakal Direnovasi
Sedangkan aku masih di Jakarta, 'Oke pah kita foto, hari apa? Hari Minggu'," lanjut Raffi.
Rupanya, di hari Minggu itu, ayahnya itu sudah rapi dan memakai jas untuk berfoto bersama.
Namun sayangnya, saat menanyakan apakah jadi untuk foto keluarga, Raffi justru berbohong.
"Papah udah make jas, udah pakai pakaian rapi. Papa terkahir kali nelepon 'A' udah dimana. Jadi gak foto?'
Ngebohong gue tuh ada syuting padahal enggak," kata Raffi.
Tidak mengiyakan permintaan ayahnya, Raffi justru berpesta bersama teman-temannya.
Tak lama setelah itu, rupanya ayah Raffi meninggal dunia dan dirinya pun menyesal karena telah membohongi ayahnya.
"Gue lagi party sama temen-temen. Ah nyesel banget lah," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km