Pertandingan panas antara Borneo FC dan Barito Putera berakhir dengan Pesut Etam menang atas Laskar Antasari. Skornya, 2-1.
Pertandingan itu dilakukan tim kesayangan warga Samarinda tanpa mesin pencetak golnya, Matheus Pato. Namun, Rahmad Darmawan sebelum pertandingan mengaku, tak ada perbedaan apapun.
Ia mengklaim, tim asuhannya mewaspadai gerak-gerik Borneo FC. Materi pemainnya, diklaim cukup baik.
"(Hari ini) tim lawan yang telah melakukan transfer ke Liga China yaitu Pato, tentu sedikit pun tidak akan menguntungkan kita,” ujarnya dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (21/07/2023).
Ia menjelaskan, Borneo FC dari awal diikuti olehnya, memiliki kesiapan tim yang baik. Mereka juga disebut melakukan persiapan selama di Yogyakarta.
Materi pemain tim yang berkandang di Stadion Segiri itu juga baik. Ia mengaku mengumpulkan semua data tersebut.
“Karena bagaimana pun Borneo FC dari awal yang saya ikuti adalah tim yang sudah siap, cukup lama dalam persiapan di Yogyakarta bersama kita dan materi pemain mereka sudah berkumpul lebih lama,” terangnya.
Ia menegaskan, walaupun tak ada Pato, Borneo FC masih punya striker muda. Seperti Hugo Samir, Ahmad Hardianto hingga gelandang-gelandang energik lainnya.
“Kalau tidak ada Pato mereka punya pemain lain seperti Ahmad Hardianto yang kita tahu kualitasnya seperti apa dan pemain lainnya,” ujarnya.
Baca Juga: Dibeli Klub China, Matheus Pato Tinggalkan Borneo FC?
Pertandingan Derbi Kalimantan menjadi laga kejar-kejaran kedua tim. Dari 5 pertemuan sebelumnya, masing-masing meraih 1 kali kemenangan, 3 kali imbang, dan 1 kali kalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Ulasan Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Ringan tapi Bikin Emosional
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Modest Fashion Naik Kelas: Arabellescarf Bawa Kemewahan Kerajaan India ke Runway Jakarta
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Mirip Jo Malone English Pear & Freesia, Harga Lebih Terjangkau